q Suara Pemred − Bupati Kapuas Hulu Perintahkan Gali Sejarah Petikah

Bupati Kapuas Hulu Perintahkan Gali Sejarah Petikah

Kapuas Hulu

Editor Angga Haksoro Dibaca : 328

Bupati Kapuas Hulu Perintahkan Gali Sejarah Petikah
Survei situs sejarah di Petikah.
Putussibau, SP - Terkait dugaan pembantaian tentara Jepang terhadap warga Desa Nanga Dua, Kecamatan Bunut Hulu pada masa penjajahan, menurut Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir sejarah tersebut lebih dikenal dengan nama Petikah.  
Menurut Nasir, dulu di Petikah terdapat pertambangan batu tugau (sinabar). Tentara Jepang melakukan kerja paksa terhadap warga sekitar. “Jika kita membaca sejarah di Hari Ulang Tahun Pemprov Kalbar, disitu dijelaskan terkait sejarah Petikah,” kata Abang Muhammad Nasir.   

M Nasir mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu akan melakukan pengkajian sejarah Petikah. Jika memungkinkan akan dibangun monumen sejarah Petikah untuk mengenang para korban. “Disana memang terdapat potensi batu tungau (sinabar), namun saat ini jumlahnya sudah berkurang,” ujar M Nasir.  

Menurut M Nasir, sejarah Petikah di Kapuas Hulu sudah tidak asing lagi dan diketahui oleh masyarakat luas di Bumi Uncak Kapuas. Namun perlu pengkajian mengenai lokasi tepat Petikah tersebut.  

Terutama kesaksian dari para saksi-saksi sejarah Petikah. “Sejarah sangat penting untuk terus digali, agar tidak hilang ditelan jaman.” (sap).