Daud Jordan Vs Crolla, KONI Kayong Utara Minta Tanding Ulang

Kayong Utara

Editor Angga Haksoro Dibaca : 1479

Daud Jordan Vs Crolla, KONI Kayong Utara Minta Tanding Ulang
Sukadana, SP – Ketua KONI Kabupaten Kayong Utara, Damianus Jordan menilai perlu tanding ulang (rematch) Daud Jordan dan Anthony Crolla di negara yang netral.  

Menurut kakak Daud Jordan tersebut, tanding ulang sebaiknya digelar di luar  Indonesia atau Inggris. Wasit pertandingan juga sebaiknya bukan berasal dari kedua negara.  

Menurut Damianus, kekalahan Daud Jordan atas Anthony Crolla karena persoalan non-teknis. Tanding ulang penting untuk melihat siapa pemenang sesungguhnya.   Damianus menilai, kemenangan angka Crolla atas Daud Jordan karena pertandingan digelar di Inggris.

Juri memberikan angka kemenangan mutlak bagi Anthony Crolla saat melawan Daud Jordan di Manchester, Sabtu (10/11) siang waktu setempat.  

“Saya sudah menduga kalau tidak sampai KO, pasti Daud kalah dan memang benar terjadi. Untuk pertandingan ulang, tetap tergantung manajemennya bagaimana,” kata Damianus kepada wartawan di Sukadana, Minggu (11/11).  

Menurut pengamatannya saat menonton siaran langsung pertandingan WBA Final Eliminator kelas ringan itu, ada cukup banyak pukulan yang dilancarkan Daud kepada Crolla hingga tersudut ke tali ring.  

Sedangkan, Crolla hanya berusaha meredam pukulan Daud dengan beberapa kali merangkul. “Kalau dalam tinju yang seperti itu tidak ada nilainya. Sedangkan Daud bertubi-tubi menyerang Crolla, tetapi biarlah publik yang menilai,” ujar Damianus.  

Saat ditanyai kapan rencana Daud akan kembali ke kampung halamannya di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Damianus mengaku belum mendapat informasi. Sebab, hingga kini ia masih belum dapat berkomunikasi dengan Daud.   “Tetapi yang pasti melihat Daud bertanding dengan kondisi seperti itu saya rasa sudah cukup baik.”  

Anthony mengalahkan Daud Jordan setelah ketiga juri pertandingan memberikan kemenangan angka 116-122. Dengan demikian Anthony berhak menantang Vasly Lomachenko, juara dunia kelas ringan versi asosisasi tinju WBA.  

Sebelum bertanding, Daud Jordan menyatakan akan menggunakan strategi menekan lawan sejak ronde-ronde awal. Daud bertekad memukul KO Anthony yang menurutnya memilik gaya bertarung ortodox.