Dinas DPPP Pasang 14 Titik CCTV

Ketapang

Editor Kiwi Dibaca : 403

Dinas DPPP Pasang 14 Titik CCTV
ilustrasi
KETAPANG, SP - Mengantisipasi pelaku tindak kejahatan di seputar kantor Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (DPPP) Kabupaten Ketapang memasang kamera pengawas atau CCTV di 14 titik setiap sudut kantor,  Senin (14/8).

Kepala Dinas DPPP,  Sikat Gudag mengatakan, pihaknya sengaja memasang kamera pengawas atau CCTV di setiap sudut kantornya, hal tersebut diakuinya guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya tindak kriminal.

"Sebelumnya CCTV hanya berada di beberapa titik saja, namun sekarang kita tambah menjadi 14 titik. Jadi hampir semua sudut kantor kita pasang, termasuk di halaman parkir," ungkapnya, Senin (14/8).

Ia melanjutkan, pemasangan kamera pengawas agar sesuatu hal yang tidak diinginkan bisa diantisipasi seperti pencurian helm, pencurian motor atau inventaris kantor. Apalagi menurutnya di kantornya sudah pernah terjadi pencurian helm di parkiran maupun upaya pencurian aki sebuah mobil.

"Apalagi aula kantor kita kerap digunakan sebagai lokasi kegiatan oleh pihak-pihak lain, termasuk di hari libur kantor. Jadi dengan adanya kamera pengawas ini, kita bisa rekam aktivitas. Kalau ada tindak kejahatan bisa terekam, sehingga membantu pihak kepolisian dalam mengungkapnya," terangnya.
Terlebih, belum lama ini, terjadi kericuhan di kantor Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (DPPP) Kabupaten Ketapang, terkait proyek.

Keberadaan kamera pengawas, dikatakannya hampir terpasang di seluruh sudut kantor, di antaranya pintu depan kantor, pintu samping, pintu belakang, lorong masuk kantor, aula rapat, parkiran depan, parkiran samping dan belakang kantor, depan ruangannya dan beberapa titik lainnya.

"Jadi selain bisa merekam aktivitas di setiap sudut, kita juga bisa langsung meninjau pergerakan orang- orang yang mencurigakan masuk ke kantor," tuturnya.

Ia menjelaskan, kamera pengawas yang sudah dipasang langsung terkoneksi di sebuah layar televisi di dalam ruangannya, sehingga dapat langsung diawasi secara detail.

"Kita juga lagi proses mengkoneksikankan kamera pengawas ke dalam program di dalam handphone, baik handphone saya, sekretaris dan pihak keamanan kantor, sehingga ketika ada kejadian-kejadian bisa langsung diantisipasi," katanya.

Ia berharap, dengan adanya pemasangan kamera pengawas, masyarakat maupun pihak yang memiliki kepentingan untuk datang ke dinasnya dapat merasa aman, terutama pada kendaraan yang ditinggalkan.

"Semua yang kita lakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat atau siapa saja yang datang ke kantor, serta memberikan keamanan bagi kantor dari tindakan kriminal," tuturnya. (teo/bob)