PLN : Asrama Polisipun Kami Eksekusi

Ketapang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 341

PLN : Asrama Polisipun Kami Eksekusi
Foto suasana kondisi kwh listrik warga yang disegel oleh PLN. (SP/Teo)
KETAPANG, SP - Manajer ULP Ketapang Kota, Djunda Afief Nugroho mengaku kalau penyegelan dan pemutusan jaringa yang dilakukan pihaknya sudah sesuai dengan Standar Operasional (SOP) pihaknya.

"Sesuai SOP kami harus memutuskan aliran listrik kalau telat melakukan pembayaran," ungkapnya.

Ia melanjutkan, penyegelan dilakukan karena warga tersebut telat melakukan pembayaran listrik sejak bulan November yang mana menurut hitungan pihaknya setelah tanggal 20 dibulan sebelumnya maka status penunggakan listrik memasuki 2 bulan. Ia mengaku kondisi ini berlaku untuk semua pelanggan PLN.

"Ini berlaku semua pelanggan, termasuk asrama polisipun kami eksekusi. Tapai kalau rajin bayar pasti aman," tukasnya. (Teo)