12 Rumah di Komplek Jamrud Permai, Dusun Banjar Raya, Kabupaten Kubu Raya terendam banjir

Kubu Raya

Editor sutan Dibaca : 1338

12 Rumah di Komplek Jamrud Permai,  Dusun Banjar Raya, Kabupaten Kubu Raya  terendam banjir
TERJANG BANJIR – Pengendara sepeda motor tampak tengah menerjang banjir yang menggenangi Jalan Parit H Mukhsin, Dusun Banjar Raya, Desa Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Kamis (11/2). Banjir yang terjadi di kawasan itu telah merendam 12 rumah
KUBU RAYA, SP –  Sebanyak 12 rumah di Komplek Jamrud Permai, Jalan Parit H Mukhsin II, Dusun Banjar Raya, Desa Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya (KKR) terendam banjir setinggi sekitar 50 cm atau sebatas lutut orang dewasa. Banjir terjadi disebabkan air pasang disertai hujan deras yang terjadi sejak dua hari terakhir ini. 

Guna meringankan beban warga yang rumahnya terendam banjir itu, Pemkab Kubu Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KKR memberikan bantuan ala kadarnya.  

Kepala Pelaksana BPBD Kubu Raya, Mokhtar menjelaskan, ada 12 rumah warga di RT 03 RW 09 di  Komplek Jamrud Permai terendam banjir setinggi di atas 20 cm.
  "Untuk air di atas permukaan tanah mencapai di atas 50 cm. Rata-rata rumah yang berada di Jalan Parit H Mukhsin ini terendam banjir. Namun yang terparah terjadi di 12 rumah ini," kata Mokhtar saat ditemui di Sungai Raya usai memberikan bantuan, Kamis (11/2).  

BPBD KKR, kata Mokhtar, hanya dapat memberikan bantuan sementara seadanya berupa mi instan, minyak goreng, kecap, sambal serta air mineral dan sarden. Untuk bantuan sembako dan bantuan lainnya merupakan wewenang dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja KKR.   "Kami sudah menyarankan kades setempat untuk membuat laporan kepada Dinas Sosial KKR agar bantuan sembako atau keperluan lainnya dapat disalurkan," kata Mokhtar.  

Mokhtar mengaku pihaknya sudah melakukan pendataan dan pemetaan wilayah-wilayah di Kubu Raya yang berpotensi terendam banjir. Ada tiga kecamatan yang berpotensi terkena banjir yakni Sungai Ambawang, Sungai Raya dan Kuala Mandor B.   Untuk wilayah Kecamatan Sungai Ambawang, kata Mokhtar, yang sering terjadi banjir yakni di Desa Teluk Bakung.

Sementara untuk wilayah Kecamatan Kuala Mandor B yakni di Desa Kubu Padi dan Desa Kuala Mandor A.   "Banjir di beberapa desa ini hampir setiap tahun terjadi disebabkan luapan air dari kabupaten yang berada di daerah  hulu seperti Putusibau, Sanggau,Landak, dan Melawi ditambah juga kondisi air laut naik," terang Mokhtar.  

Sementara untuk Kecamatan Sungai Raya, kata Mokhtar, sudah ada beberapa wilayah yang terendam banjir terjadi di Desa Sungai Raya Dalam yakni di Komplek Korpri dan di kawasan Parit H Mukhsin.   "Untuk rumah-rumah penduduk yang berada di pinggiran sungai juga tidak luput dari pantauan kami, karena juga akan memungkinkan terendam banjir," kata Mokhtar.  

Kendaraan Mogok

Seorang warga Jalan Parit H Mukhsin, Desa Sungai Raya Dalam, Agus (34) memaparkan, sejak dua hari ini air merendam sepanjang jalan Parit H Muhksin. Namun kondisi terparah terjadi pada Kamis (11/2) disebabkan hujan yang cukup deras dalam waktu yang cukup lama.

Akibatnya, warga sulit menggunakan kendaraan saat melintasi jalan ini.   "Banyak kendaraan warga yang rusak terutama sepeda motor karena kemasukan air setelah memaksakan diri melalui jalan ini,” kata Agus.  

Sementara Camat Sungai Raya, Tugiono mengatakan, pihaknya akan membuat laporan untuk disampaikan kepada Bupati Kubu Raya, Rusman Ali ihwal peristiwa banjir yang menerjang rumah-rumah warga di Desa Sungai Raya Dalam.   "Peristiwa ini akan kami laporkan kepada Bupati, tinggal bagaimana pihak Pemkab Kubu Raya menyikapinya, termasuk kondisi jalan yang rendah hingga terendam ini," kata Tugiono.  

Pihaknya, kata Tugiono, sebenarnya sudah melakukan antisipasi yakni bersama dengan TNI dan masyarakat menggelar gotong royong membersihkan parit dan drainase  dari sampah agar tidak tersumbat.   "Namun karena kondisi cuaca yang sering hujan dan air laut yang sedang naik, maka musibah banjir ini tidak bisa dihindari," kata Tugiono. (jek/bah)