Karhutla di Kubu Raya, Pangdam Perintahkan Tangkap Pelaku

Kubu Raya

Editor Soetana hasby Dibaca : 973

Karhutla di Kubu Raya, Pangdam Perintahkan Tangkap Pelaku
PADAMKAN API - Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya berupaya memadamkan api di Desa Limbung. (SP/Jaka Iswara)
KUBU RAYA, SP –  Panglima Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Andika Perkasa menginstruksikan mencari dan menangkap pelaku kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, Mokhtar menyebutkan, sejak pekan lalu telah terjadi Karhutla di Desa Rasau Jaya dan Desa Limbung.

"Paling banyak terjadi di Desa Limbung, keseluruhannya diperkirakan mencapai lima hektar," jelas Mokhtar, Senin (23/1) kemarin.

Karhutla di Desa Limbung terdapat tiga lokasi kebakaran,  di antaranya sekitar SMA Negeri 4,  dan belakang gedung DPRD Kubu Raya.

Sedangkan di Desa Rasau Jaya, Mokhtar menyebutkan terdapat satu lokasi Karhutla dan telah berhasil dipadamkan.

Pemicu Karhutla, Mokhtar mengaku belum diketahui.  

Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel (Inf) Tri Rana Subekti mengatakan Pangdam XII/Tanjungpura telah mengintruksikan seluruh jajarannya berupaya mencari dan menangkap pelaku pembakaran hutan dan lahan, diserahkan kepada  pihak Kepolisian.

Dijelaskannya, instruksi Pangdam XII/Tanjungpura untuk mengejar dan menangkap pelaku pembakar hutan dan lahan, sesuai dengan petunjuk Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo serta undang-undang yang mendasari untuk menangkap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

“Kami hanya menangkap kemudian menyerahkan kepada Kepolisian. Jika terjadi kebakaran namun tidak ditemukan pelaku yang membakarnya, maka pemilik lahan yang bertanggung jawab,” tegas Kapendam.

Seluruh jajaran TNI Kodam XII/Tanjungpura,  menurut Kapendam, telah mendapatkan instruksi langsung dari Pangdam,  berupaya keras dan serius menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, termasuk di Kabupaten Kubu Raya.  

“Sesuai dengan perintah Pangdam, penanganan dan penanggulangan ini tidak main-main. Penanganan dan penanggulangannya dilakukan bersama-sama dan serius mulai dari tingkat Koramil, Kodim hingga Kodam,” pungkas Kolonel (Inf) Tri Rana Subekti. (jek/jee)

Baca Juga:
Gedung Baru, Kejati Kalbar Mesti Semangat Baru Berantas Korupsi
Oesman Sapta: Gebu Minang Untuk Kemajuan Bangsa
Rusak Klinik Kamarudin, FPDL Meminta Maaf