Pemkab Tingkatkan Perlindungan Terhadap Anak

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 441

Pemkab Tingkatkan Perlindungan Terhadap Anak
LINDUNGI ANAK – Seorang anak memegang papan imbauan mengajak masyarakat menghentikan tindak kekerasan terhadap anak. Di Kubu Raya, upaya perlindungan terhadap anak terus digiatkan. Net

Hermanus Ajak Masyarakat Kerja Sama Lakukan Pengawasan


Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus
Agar kasus kekerasan terhadap anak tidak terulang, kami mengimbau semua elemen masyarakat bisa bekerja sama memenuhi kebutuhan dan mengoptimalkan kesejahteraan anak

KUBU RAYA, SP - Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kubu Raya terus mendorong kebijakan pemerintah yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan anak.

Kepala BP3AKB Kubu Raya, Titus Nursiwan mengatakan, saat ini masih banyak kasus kekerasan anak yang terjadi di Kubu Raya, padahal anak merupakan penerus bangsa dan penentu kualitas sumber daya manusia (SDM) sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya.

"Untuk mencapai itu, anak harus mendapatkan perlindungan maksimal dari orang tua, lingkungan maupun pemerintah," ujar Titus, belum lama ini.

Ia meyakini, semakin meningkatnya kebijakan pemerintah dan hukum yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan anak, secara tidak langsung memberikan konstribusi besar mempersiapkan generasi berkualitas.

Sementara Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus menyayangkan masih terjadi kasus kekerasan terhadap maupun tindakan pelecehan seksual terhadap anak di Kubu Raya.

"Agar kasus kekerasan terhadap anak tidak terulang, kami mengimbau semua elemen masyarakat bisa bekerja sama memenuhi kebutuhan dan mengoptimalkan kesejahteraan anak,” kata Hermanus.

Menurut Hermanus, globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, tidak hanya membawa dampak positif, namun juga dapat berdampak negatif dalam perspektif tumbuh kembang dan perlindungan anak.

"Karena salah dalam menggunakan kemajuan teknologi juga berpotensi membuat semangat nasionalisme dan patriotisme anak cenderung menurun," terangnya.

Agar tidak terjadi penyimpangan dalam menggunakan kemajuan teknologi, lanjut dia, maka sudah selayaknya semua pihak bersama menjaga dan membimbing anak baik saat berada di rumah, atau lingkungan tempat tinggal.

"Anak-anak merupakan generasi bangsa, ke depannya mereka juga akan menjadi pemimpin, makanya perlu diberikan pendidikan maksimal sehingga mereka menjadi orang yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang berkualitas," pungkasnya. (jek/jee)

Komentar