Pemkab Budayakan dengan Zikir dan Doa Bersama

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 380

Pemkab Budayakan dengan Zikir dan Doa Bersama
SAMBUT TAHUN BARU – Pemerintah Daerah Kubu Raya bersama dengan MUI dan Nahdlatul Ulama setempat menggelar zikir dan doa bersama di Masjid Bir Ali, Komplek Kantor Bupati, kemarin. Acara tersebut dalam rangka menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1439 Hijriah. SP

Menyambut Tahun Baru 1439 Hijriah di Kubu Raya


Menyambut awal Tahun Baru 1 Muharram 1439 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat dan Nahdlatul Ummat (NU) Kubu Raya mengadakan zikir dan doa bersama yang dipusatkan di Masjid Bir Ali, Komplek Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (20/9) malam. 

SP - Ketua panitia pelaksana, Ustaz Abdussalam mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut 1
Muharam 14 39 Hijiriah, yang mana secara khusus mendoakan saudara-saudari Muslim di Myanmar. Sekaligus mengisi dan merayakan Tahun Baru Hijriah dengan bermunajad, berzikir dan berdoa kepada Allah SWT.

"Ini kita lakukan atas kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kubu Raya, MUI dan NU Kubu Raya. Kita ingin mendoakan saudara-saudara kita di Myanmar," ujar Abdussalam.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kubu Raya, Odang Prasetyo mewakili Bupati Kubu Raya mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka membangun sebuah refleksi atas perjalanan panjang selama setahun dan apa yang dapat dilakukan lebih baik pada tahun mendatang. 

Dia menjelaskan, jika umumnya tahun baru disambut dengan pesta kembang api dan yang lainnya. Pemerintah Kubu Raya ingin membangun tradisi dan kebiasaan baik, dengan menyambut dan merayakan tahun baru hijriah dengan berdoa dan berdzikir kepada Allah.

"Kita ingin agar melalui kegiatan tersebut kita dapat membangun kebiasaan baik dalam menyambut dan merayakan tahun baru hijriah kita dengan berdzikir dan berdoa kepada Allah,” ucapnya.

“Di samping itu, kita ingin mengajak umat Islam Kubu Raya untuk merefleksikan perjalanan panjang selama satu tahun yang berlalu dan memperbaiki di tahun mendatang," timpal Odang.

Odang mengatakan dengan semakin mendekatkan diri kepada Allah akan membawa setiap orang kepada kebaikan-kebaikan. Menjauhkan diri dari pengaruh-pengaruh yang kurang baik. Baik dalam pergaulan maupun dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. 

Odang juga mengingatkan masyarakat yang aktif di sosial media agar lebih berhati-hati dalam membagikan kiriman yang diterima dari orang lain. Hal itu menjadi penting agar tidak membagikan hal-hal yang berbau ujaran-ujaran kebencian dan lain sebagainya. Sehingga dapat mengganggu kesatuan dan persatuan bangsa. (jaka iswara/ang)

Komentar