Pemda Kubu Raya Diminta Tangani Permasalahan Desa

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 235

Pemda Kubu Raya Diminta Tangani Permasalahan Desa
Ilustrasi. Net
KUBU RAYA, SP – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kubu Raya, Muhammad Nurdin menilai, terkait lambannya desa menyerahkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 dan Rancangan Kerja Pembangunan Desa (RKP-Des) 2018 harus segera ditangani Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa Kubu Raya. 

Dinas terkait kata dia, tak boleh lepas tangan dengan persoalan tersebut dan harus segera mengambil langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi pihak desa.

"Harusnya juga tenaga pendamping desa mesti difungsikan dengan maksimal. Karena fungsi tenaga pendamping desa itu diberikan untuk membantu desa, termasuk dalam hal membantu membenahi admintrasi desa," katanya, kemarin. 

Selain itu, peran pembinaan dari Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa harus benar-benar dijalankan. Dia mengatakan, keterlambatan Desa menyerahkan LPJ ADD dan RKP-Des tentu berdampak pada keterlamabtan pembangunan yang ada di desa.

Karena dua hal itu merupakan syarat pokok untuk melakukan transfer ADD dan DD oleh Dinas terkait ke pihak desa. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Desa Nursyam Ibrahim mengungkapkan, hingga kini baru 15 desa yang telah menyerahkan Rancangan Kerja Pembangunan Desa (RKP-Des) ke pihaknya. 

Tak hanya itu, laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana desa tahun anggaran 2017 pun baru sekitar 24  persen yang  telah diterima oleh pihaknya. Padahal dua hal tersebut menjadi syarat utama untuk proses transfer dana desa tahun anggaran 2018. 

Oleh sebab itu, Nursyam pun berharap pihak desa aktif berkonsultasi ke pihaknya jika terdapat persoalan dalam menyusun LPJ ADD tahun 2017 dan penyusunan RKPDes 2018.

Saat dikonfirmasi apa kendala desa yang lamban menyerahkan LPJ ADD tahun 2017 berikut RKP-Des nya, Nursyam pun meminta agar hal itu sebaiknya dikonfirmasi saja ke desa-desa terkait.

"Barangkali wawancara desa yang belum menyerahkan LPJ dan RKPD nya. Kami juga menunggu secara aktif di dinas apa. Kami sangat terbuka melayani desa yang akan berkonsultasi terkait persoalan yang mereka hadapi," pungkasnya. (abd/ang)