Begini Caranya Dapatkan Bantuan Rehab Rumah Tak Layak Huni

Kubu Raya

Editor Indra W Dibaca : 402

Begini Caranya Dapatkan Bantuan Rehab Rumah Tak Layak Huni
Ilustrasi. (Net)
KUBU RAYA, SP – Kepala Dinas Perumahan Rakyat Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kubu Raya, Nendar Soehairi mengatakan, anggaran bantuan stimulan perumahan swadaya (BPSP) atau perbaikan rehab rumah tak layak huni Tahun 2018 telah dialokasikan.

Kendati begitu, Nendar masih tetap memberi peluang untuk masyarakat kurang mampu lainnya di Kubu Raya yang ingin mengusulkan program perbaikan rehab rumah.

“Silahkan masukan saja usulannya," katanya, belum lama ini.

Dia menjelaskan, untuk pengajuan tahap awal program BPSP, warga kategori kurang mampu bisa mengirimkan foto kondisi rumahnya ke pihaknnya. Selanjutnya, foto yang dikirim tersebut akan diverifikasi.

"Jika memang memenuhi persyaratan, baru tim kami turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi kembali memastikan kondisi rumah apakah sesuai atau tidak dengan foto yang dikirimkan. Setelah di cek di lapangan, kemudian tim akan menilai kelayakannya untuk mendapat bantuan BPSP tersebut," terangnya.

Menurut Nendar, semua warga kurang mampu bisa menginformasikan dan mengusulkan program tersebut. Setiap foto kondisi rumah yang tak layak huni yang diajukan ke pihaknya langsung di sampaikan ke Direktorat Jendral Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan.

"Jadi kita tidak membatasi banyaknya jumlah proposal yang diajukan masyarakat. Sebab, Bupati Kubu Raya juga mengimbau agar masyarakat berpenghasilan rendah dan rumahnya memang tidak layak huni bisa diusulkan untuk mendapatkan bantuan rehab rumah," katanya.

Sebab itu, Nendar kembali mengimbau kepada warga kurang mamapu yang memilikk rumah tak layak huni, agar memasukan usulan proposal perbaikan rumahnya ke pemerintah daerah, melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kubu Raya.

"Semua proposal yang masuk akan kami usulkan ke tingkat pusat,” katanya.

Dia menambahkan, anggaran untuk perbaikan atau rehab rumah di Kubu Raya menggunakan dana APBN. Agar penggunaan anggaran tepat sasaran, semua anggaran dikucurkan langsung dari pemerintah pusat melalui sejumlah bank yang telah ditunjuk.

Selain sebagai fasilitator, pihaknya kata Nendar juga turut dilibatkan untuk mengawal sejauh mana hasil dari rehab rumah yang telah dilakukan. Di tahun 2018 ini kata dia, terjadi peningkatan jumlah usulan proposal perbaikan rumah dari masyarakat.

“Kalau tahun 2017 lalu jumlah proposal yang masuk hanya sekitar 5.800. Sementara tahun 2018 ini, sampai bulan Juni ini, jumlah proposal yang masuk sudah sekitar 6.600,” ungkapnya.

Di tahun 2017 lalu, kata Nendar, jumlah proposal rehab rumah yang disetujui yakni sebanyak 78 unit rumah. Warga kurang mampu yang menerima bantuan itu tahun lalu yakni, 30 unit di Desa Punggur Besar, 20 unit di Desa Punggur Kecil, dan 28 unit di Desa Sungai Kakap.

Dia menegaskan, pengajuan  program BSPS ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Oleh karena itu, jika ada oknum yang meminta bayaran dengan dalih ingin membantu memfasilitasi lolosnya usulan rehab rumah atau pembangunan rumah baru, jangan dipercaya.

"Itu pasti penipuan. dan silahkan laporkan oknum tersebut ke pihak terkait. Tentunya jika terbukti ada oknum yang memanfaatkan program ini untuk melakukan pungli, maka akan kami tindak tegas,” pungkasnya. (abd)