Menurut Jakius Pilkada Landak Lancar

Landak

Editor Syafria Arrahman ST Raja Alam Dibaca : 603

Menurut Jakius Pilkada Landak Lancar
EVALUASI PILKADA - Para peserta Focus Group Discusion (FGD) evaluasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Landak tahun 2017 di gedung DPRD Landak, Kamis (18/5).
NGABANG, SP - Pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Landak pada 15 Februari lalu dinilai berjalan sukses. Bahkan, pelaksanaan Pilkada Landak bisa menjadi contoh bagi daerah yang akan melaksanakan Pilkada di Kalbar, termasuk Pilgub Kalbar pada 2019 mendatang. Hal tersebut dikatakan Penjabat Bupati Landak, Jakius Sinyor saat menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) evaluasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Landak tahun 2017di gedung DPRD Kabupaten Landak, Kamis (18/5).
 
Dalam arahannya, Jakius mengatakan, pelaksanaan Pilkada Landak yang digelar oleh KPU Landak berjalan aman dan tertib serta berlangsung demokratis.
"Ini dikarenakan adanya semangat koordinasi dan konsultasi yang dibangun, sehingga tercapai kondisi yang kondusif, berjalan dengan aman, lancar, efektif dan demokratis," ujar Jakius.

Ia meminta kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu supaya bisa bekerjasama secara berkelanjutan. Tentunya dengan memperhatikan sejumlah hal. "Diantaranya, bagi penyelenggara Pemilu dan instansi terkait untuk meningkatkan sosialisasinya kepada masyarakat dengan tujuan masyarakat dapat mengetahui tahapan penyelenggaraan dan hal-hal yang berkaitan dengan tata cara Pemilu," pintanya.


Ia menambahkan, partisipasi masyarakat untuk memilih dalam Pilkada Landak hampir mendekati angka 92 persen. "Itu yang terpenting. Kita melihat partisipasi pemilih pada Pemilu di sejumlah daerah di Indonesia ada yang 60 persen. Bahkan, Pilgub DKI Jakarta tidak sampai segitu. Kita sudah di atas rata-rata nasional. Hal ini tentu tidak terlepas dari kerjasama antara Pemkab Landak dengan pihak terkait lainnya," kata Jakius. 

Ia berharap, Pilkada Landak bisa menjadi contoh bagi pelaksanaan Pilkada di Kalbar.
"Kita akan menghadapi Pilgub Kalbar dan Pilkada di sejumlah kabupaten/kota di Kalbar yang dilaksanakan secara serentak pada 27 Juni 2019," ucapnya.

Jakius meminta, dari hasil evaluasi pelaksanaan Pilkada Landak tersebut, Pemilu yang akan datang di Landak supaya lebih baik lagi.
"Jangan sampai ada keributan masalah keamanan dan sebagainya. Sebab, kita di Landak hanya fokus kepada Pilgub Kalbar," tuturnya.

Ia juga meminta data-data pemilih supaya betul-betul didata kembali.
"Saya minta kepada Disdukcapil, para camat, para kades dan KPU, data-data kita yang masih kurang, tolong dilengkapi kembali," pintanya.

Jakius juga menyinggung adanya TPS yang pemilihnya memilih seratus persen. Hal inipun dibahas juga dalam kegiatan FGD tersebut.
"Saya rasa kalau bicara seratus persen di TPS tertentu, itu wajar-wajar saja. Kita melihat mungkin fanatisme pemilih bisa menjadi hal yang mendukung. Kemudian, masalah keamanan dan sebagainya, calonnyapun tunggal dan didukung oleh delapan partai," anggapnya. (dvi/bah)