Puncak Peringatan HUT Pemkab Landak ke 18

Landak

Editor Tajil Atifin Dibaca : 525

Puncak Peringatan HUT Pemkab Landak ke 18
PAKAIAN DAERAH - Para undangan mengenakan pakaian adat saat menghadiri upacara peringatan HUT Pemkab Landak ke 18 tahun
LANDAK, SP - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak ke 18 tahun 2017 ditandai dengan upacara pengibaran bendera di halaman Kantor Bupati Landak, Kamis (12/10).  

Bertindak selaku inspektur upacara, Gubernur Kalbar, Cornelis. Pada kesempatan itu juga dibacakan sejarah pembentukan Pemkab Landak oleh Ketua DPRD Kabupaten Landak, Heri Saman.  

Hadir dalam upacara tersebut, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mantan Pj Bupati Landak, Jakius Sinyor, Pj Sekda Landak, Alpius, anggota DPRD Kalbar Dapil Landak, sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Landak, jajaran Forkompimda Landak dan tamu undangan lainnya. Dihadiri juga Bupati Sanggau, Paolos Hadi.   Setelah upacara, dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan makan beranje di aula Kantor Bupati Landak. Di peringatan HUT Pemkab Landak ini, nuansa Bhinneka Tunggal Ika mewarnai peringatan hari jadi Pemkab Landak. Para undanganpun mengenakan pakaian daerah. Sedangkan tema yang diambil dalam hari jadi HUT Pemkab Landak ke 18 tahun ini yaitu Bersatu untuk Landak Maju.    

Dalam amanatnya, Cornelis mengatakan, sebuah daerah otonomi baru harus berusaha bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan di segala bidang pembangunan.  

"Demikin juga dengan para aparaturnya harus bisa berusaha bagaimana membuat masyarakat sejahtera," ujarnya.  

Diakui Cornelis, tantangan beberapa kali bergantinya pemimpin Landak, tentu berbeda-beda dari zamannya saat menjadi Bupati Landak terdahulu hingga zaman Bupati Landak sekarang ini.  

"Dulu waktu zaman saya sebagai Bupati Landak, kita belum punya HP dan internet. Oleh karena itu di zaman sekarang ini, bagi PNS yang menggunakan fasilitas internet milik pemerintah harus menggunakannya dengan hati-hati. Jangan untuk main judi dan jangan digunakan untuk menyebar kebencian yang berbau SARA," ingatnya.  
Ia mengakui, hal tersebut merupakan tantangan dari dunia cyber.  

"Oleh karena itu hal ini merupakan ancaman serius bagi masyarakat di seluruh Indonesia," ucapnya.   

Ditegaskan, dunia internet tersebut untuk mempermudahkan kerja, khususnya bagi aparatur pemerintah. Selain itu, untuk mempermudah menyampaikan informasi.  

"Demikian juga dengan pelayanan kepada masyarakat harus lebih ditingkatkan lagi. Jangan bertele-tele dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ingatnya.   Selain meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ia juga meminta  derajat kesejahteraan masyarakat semakin baik.  

"Demikian juga pendidikan dan kesehatan semakin baik. Oleh karena itu kita harus kerjasama untuk membangun Landak ini," pintanya. (dvi/bah)
 

Komentar