Pemkab Landak Salurkan Dana PKH 2018, Nilai Bantuan Disesuaikan Kebutuhan Penerima

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 249

Pemkab Landak Salurkan Dana PKH 2018, Nilai Bantuan Disesuaikan Kebutuhan Penerima
KAWAL PENYALURAN – Sejumlah personel Polres Landak melakukan pengamanan penyaluran dana PKH tahun 2018 tahap kedua di Kecamatan Menjalin, kemarin. Pemkab Landak mulai melakukan penyaluran dana PKH bagi masyarakat penerima manfaat untuk tahap pertama. (SP/
Brand Manager Bank Mandiri Ngabang, Mario Lendra Gunawan
“Jumlah KPM tersebut terdiri dari delapan desa yang ada di Menjalin. Setiap peserta KPM akan menerima dana PKH sebesar Rp500 ribu yang dibagi waktu penyaluran dalam tiga tahap setiap desa,"

NGABANG, SP - Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DSPMPD) Kabupaten Landak mulai menyalurkan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2018 bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran tahap pertama ini sudah dimulai sejak bulan Maret 2018 lalu. 

Kepala DSPMPD Landak, Andi Ali mengatakan, penyaluran dana PKH tersebut dilakukan di 13 kecamatan di Landak. Setidaknya ada 156 desa di Landak yang mendapat dana PKH. 

“Hanya saja, berapa besaran dana PKH yang diterima KPM di Landak, saya tidak tahu. Bisa ditanya ke Bank Mandiri sebagai pihak penyalur," kata Andi Ali, Minggu (15/4).

Dijelaskan, besarnya dana PKH yang disalurkan kepada KPM disesuaikan dengan elemen yang ada di dalam keluarga penerima. 

"Diantaranya yakni, orang lansia, anak yang masih sekolah, penyandang disabilitas, ibu hamil dan anak balita dalam keluarga miskin," jelasnya. 

Sementara itu, penyaluran dana PKH memang tidak terlepas dari pengamanan yang dilakukan oleh Polres Landak. Seperti penyaluran dana PKH di Kecamatan Menjalin belum lama ini. Sejumlah personel Polsek Menjalin melakukan pengamanan penyaluran dana PKH yang berlangsung di aula dan halaman Pastoran Gereja Paroki Santo Petrus dan Santo Paulus, Kecamatan Menjalin. 

Brand Manager Bank Mandiri Cabang Ngabang yang juga penanggungjawab penyaluran dana PKH, Mario Lendra Gunawan mengatakan, penyaluran dana PKH tahap pertama di Kecamatan Menjalin ini, akan disalurkan kepada 614 KPM yang terdaftar dari data yang dilaporkah oleh Kecamatan Menjalin. 

“Jumlah KPM tersebut terdiri dari delapan desa yang ada di Menjalin. Setiap peserta KPM akan menerima dana PKH sebesar Rp500 ribu yang dibagi waktu penyaluran dalam tiga tahap setiap desa," jelasnya.

Kapolsek Menjalin, Iptu Teguh Pambudi menerangkan, kegiatan penyaluran dana PKH di Menjalin tersebut memang menjadi perhatian dari pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan. 

"Ada dua personel dari Polsek Menjalin yang kita terjunkan untuk mengawal penyaluran dana PKH itu. Anggota melakukan pengawalan dan pengamanan penyaluran dana PKH itu, " ujar kapolsek. 

Dengan dilakukannya pengamanan dan pengaturan lalu lintas oleh anggota Polsek Menjalin, masyarakat tentunya dapat merasakan kenyamanan dengan kehadiran pelayanan anggota kepolisian.

"Hal ini untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif. Kita bersyukur selama pelaksanaan proses pengamanan itu, penyaluran dana PKH tersebut berjalan aman dan kondusif," akunya.

Diharap Tepat Sasaran 

Anggota DPRD Landak, Yohanes Desianto mengharapkan, penyaluran dana PKH di Landak tepat sasaran. 

Artinya, yang menerima dana PKH itu harus masyarakat yang memang memerlukannya sesuai kriteria yang sudah ditentukan.

Ia mengkhawatirkan, penyaluran dana PKH itu tidak tepat sasaran. Hal ini dikarenakan data masyarakat penerima manfaat kadang-kadang memakai data lama. 

"Sehingga, banyak masyarakat miskin yang harus menerima dana itu, tapi tidak menerimanya karena ada masyarakat yang yang dianggap kehidupannya mapan, malah menerima dana PKH. Hal inilah yang tidak kita inginkan dalam pelaksanaan program pengentasan kemiskinan di Landak ini," ungkapnya. 

Ia mengharapkan pemerintah bisa melakukan update data masyarakat penerima program pengentasan kemiskinan di Landak. "Dengan demikian, diharapkan penyalurannya bisa tepat sasaran dan langsung kepada masyarakat penerima manfaat," harapnya. (dvi/ang)