Panwaslu Gelar Sosialisasi Pemilu, Hanura Minta Caleg Hindari Politik SARA

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 169

Panwaslu Gelar Sosialisasi Pemilu, Hanura Minta Caleg Hindari Politik SARA
SOSIALISASI - Sejumlah pengurus partai politik peserta Pemilu 2019 dan tokoh masyarakat mengikuti sosialisasi pengawasan Pemilu yang digelar oleh Panwaslu Landak, Senin (13/8). Sosialisasi serupa akan terus berlanjut sesuai dengan program Panwaslu. (SP/De
Ketua Panwaslu Landak, Petrus Kanisius
"Kami dari Panwaslu Landak tetap berkoordinasi dengan KPU untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran. Referensi-referensi inilah yang akan menjadi acuan kami dalam rangka pengawasan tahapan Pemilu 2019,"

NGABANG, SP - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Landak menggelar sosialisasi pengawasan Pemilu serentak 2019 di Ngabang, Senin (13/8).

Sosialisasi dibuka langsung Ketua Panwaslu Landak, Petrus Kanisius dan diikuti sejumlah pengurus partai politik dan tokoh masyarakat. Sedangkan, tema yang diusung dalam kegiatan itu: Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu.

Ketua Panwaslu Landak, Petrus Kanisius mengatakan, pada saat pelaksanaan Pilgub Kalbar lalu, Panwaslu Landak sudah melakukan pengawasan semaksimal mungkin.

"Puji Tuhan, tidak ada peristiwa-peristiwa luar biasa yang terjadi dalam Pilgub Kalbar di Landak ini. Tidak ada kita temukan adanya adu fisik antar pendukung ataupun konflik Sara," ujar Petrus.

Dari pengawasan itu, Panwaslu Landak berusaha meminimalisir terjadinya pelanggaran-pelanggaran tahapan Pemilu 2019 nanti.

"Kami dari Panwaslu Landak tetap berkoordinasi dengan KPU untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran. Referensi-referensi inilah yang akan menjadi acuan kami dalam rangka pengawasan tahapan Pemilu 2019," katanya.

Oleh karena itu, dalam persiapan Pemilu 2019 yang digelar bulan April mendatang, pengawasan yang akan dilakukan Panwaslu juga menjadi tantangan cukup berat.

"Sebab, Pemilu 2019 ini merupakan Pilpres dan Pileg. Apalagi nanti ada lima suara yang akan diberikan oleh masyarakat pemilih. Lima suara itu yakni DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, DPD dan Pilpres," jelasnya.

Ia menegaskan, terlaksananya Pemilu 2019 tentu harus diperlukan suatu kerja yang maksimal dan optimal, terutama dalam pengawasan.

"Tentu personel kami tidak memenuhi wilayah kita yang begitu luas dalam melakukan pengawasan Pemilu tersebut. Oleh karena itu, kami mengajak semua elemen masyarakat khususnya di Landak untuk bersama-sama Panwaslu melakukan pengawasan pelaksanaan Pemilu 2019 ini," pintanya.

Ia menambahkan, sosialisasi tersebut akan terus berlanjut. Sebab, sosialisasi itu sudah merupakan program dari Panwaslu Landak. "Oleh karena itu, kami akan melakukan sosialisasi secara berkala," janjinya.

Kepada Parpol peserta Pemilu 2019 yang akan menjadi objek dari pesta demokrasi itu, ia meminta untuk mewanti-wanti dan meminta kerja samanya.

"Dengan demikian, Parpol yang ada ini bisa juga mensosialisasikan hal yang sama kepada masyarakat. Demikian juga kepada tokoh masyarakat dan elemen lain bisa melakukan sosialisasi yang sama kepada masyarakat lainnya," harap Petrus.

Ketua DPC Partai Hanura Landak, Cendra Sunardi menilai, pelaksanaan sosialisasi pengawasan Pemilu memang sangat perlu dilakukan oleh Panwaslu Landak.

"Dalam pengawasan yang dilakukan Panwaslu ini harus berlangsung jujur dan adil untuk setiap Caleg dan Parpol yang akan bertarung dalam pelaksanaan peserta Pemilu 2019 ini," harapnya.

Kepada para Caleg Hanura di Landak ia mengatakan, pihaknya tetap meminta untuk menjaga keamanan dan kewajiban untuk tidak membawa isu SARA dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

"Kita di Landak ini banyak berbagai ragam suku dan agama. Saya harap janganlah kita membawa isu Sara dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Para Caleg Hanura harus bergandengan tangan untuk mendapatkan suara rakyat tanpa membawa isu SARA," ujar dia.

Ia berharap, dengan adanya sosialisasi itu tentunya dapat menghindari hal-hal yang negatif. "Saya juga berharap kepada Panwaslu Landak, jika ada permasalahan sekecil apapun yang berkaitan dengan Pemilu 2019 ini bisa cepat ditanggapi oleh Panwaslu, sehingga permasalahannya tidak membesar," harapnya.

Laksanakan Sesuai Tupoksi

Tokoh masyarakat Landak, Hamdani Jalil berharap, Panwaslu Landak bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai aturan dan harapan masyarakat.

"Panwaslu harus cepat dan tanggap untuk melihat situasi yang berkembang dalam sejumlah tahapan Pemilu 2019 ini, terutama yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pemilu. Dengan demikian, pelanggaran-pelanggaran itu bisa diminimalisir sebaik mungkin, sehingga tidak meluas," ujar Hamdani.

Kepada para Caleg dan Parpol yang akan berkompetisi merebut hati rakyat pada Pemilu 2019 di Landak, supaya berkompetisi secara sportif, santun dan sehat.

"Memang dalam perpolitikan, berbagai cara dilakukan Parpol dan Caleg untuk meraih kemenangan. Namun demikian, raihlah kemenangan itu sesuai aturan dan etika dalam berkompetisi serta tidak keluar dari koridor aturan yang berlaku," ingatnya.

Ia berharap pelaksanaan Pemilu 2019 di Landak dapat berlangsung aman, lancar dan tertib. "Ciptakanlah ketertiban dan keamanan serta kerukunan antar suku dan umat beragama di Landak dalam pelaksanaan Pemilu. Dengan demikian, tentunya akan tercipta Pemilu yang berkualitas, khususnya di Landak," harapnya. (dvi/ang)