Soal Pinjaman, Pemkab Melawi Perlu Rekomendasi Pusat

Melawi

Editor sutan Dibaca : 1218

Soal Pinjaman, Pemkab Melawi Perlu Rekomendasi Pusat
Ilustrasi
NANGA PINOH, SP - Sekda Melawi, Ivo Titus Mulyono mengungkapkan, masih ada berbagai tahapan untuk merealisasikan pinjaman daerah. Seandainya disetujui DPRD, Pemkab juga harus mendapatkan rekomendasi dari Kemendagri dan Kementerian Keuangan.  

“Kalau dinilai layak di Kemendagri, kita presentasi lagi di Kementerian Keuangan. Kalau dinilai layak, kemudian proses Perda Pinjaman Daerah. Karena itu, kita berharap DPRD bisa segera memberikan jawaban terhadap persetujuan pinjaman daerah ini,” katanya.  

BERITA TERKAIT:
Pinjaman Daerah Rp 85 Miliar, Begini Tanggapan Ketua DPRD Melawi 

Menurutnya, pinjaman daerah sebenarnya lebih bagus masuk dalam APBD 2017, sehingga saat dilakukan pengesahan APBD, pinjaman tersebut ada di dalamnya. Seandainya pun terlambat, kemungkinan pinjaman daerah baru masuk dalam APBD 2018.
 

“Karena kalau diperubahan ini kan tak mungkin. Apalagi kita juga akan bangun jembatan,” ujar Ivo.  

Ivo menuturkan ada kesan trauma masa lalu terkait banyaknya proyek miliaran di Melawi yang tak selesai. Namun, dirinya juga sudah mengingatkan jajaran Dinas PU agar pembangunan harus selesai.
 

“Jangan gantung seperti yang sebelumnya. Karena yang menggantung inilah mengandung risiko. Bisa melanggar hukum karena di situ kan ada duit negara. Jadi kesannya malah pembiaran,” tegasnya. (eko/mul)

Baca Juga:
Persediaan Blanko E-KTP Kosong, Wagino: Belum Tahu Kapan Datang
Pemkot Singkawang Undang Presiden Hadiri Cap Go Meh 2017
MADN dan IKBM Kalbar Sepakati Jaga Keamanan dan Saling Menghormati