Melawi Kejar Target PBB

Melawi

Editor Kiwi Dibaca : 668

Melawi Kejar Target PBB
TINGKATKAN PBB - Bupati Melawi Panji menyerahkan secara simbolis Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) dan Surat Pemberitahuan Pajak terhitung (SPPT) PBB tahun 2017 kepada lima orang perwakilan kepala desa di Melawi, pekan lalu. Dispenda sendiri akan mel
Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Melawi menargetkan peningkatan perolehan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun 2017. Untuk itu, upaya jemput bola akan dilakukan dengan mendatangi desa-desa, sehingga tunggakan PBB tak semakin bertambah. Kepala Dispenda, Deraup mengungkapkan, penyerahan tagihan PBB kepada kepala desa sudah diserahkan langsung oleh Bupati Melawi, Panji beberapa waktu lalu.

PBB yang kini menjadi kewenangan kabupaten untuk memungutnya diharapkan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Melawi. “Karena untuk meningkatkan PAD ini kami harus jemput bola secara langsung ke desa,” ungkapnya baru-baru ini.

Dikatakan Deraup, terhadap penarikan PBB ini, pihaknya memang tidak bisa berdiam diri, mereka harus melakukan langkah-langkah untuk mengejar target pendapatan dari PBB tersebut. “Sebagai evaluasi, pada tahun 2016 lalu capaian PBB di Melawi tidak mencapai target. Kami berharap ditahun 2017 ini ada perubahan-perubahan,” ujarnya.

Deraup menyampaikan, terhadap tunggakan-tunggakan PBB pada tahun 2016 lalu, pihaknya akan melakukan evaluasi, sejauh mana dan sebesar apa tunggakannya.  Kemudian tunggakan-tunggakan tersebut ditindaklanjuti lagi ditahun 2017 ini.


“Makanya kami harus melakukan jemput bola PBB sebagai  salah satu upaya untuk peningkatan PAD Melawi,” tuturnya.
Deraup berharap kepada para kepala desa untuk bisa melakukan percepatan dalam proses pembayaran PBB. Karena sebenarnya PBB ini bukan untuk pemerintah, tapi untuk pembangunan kabupaten Melawi sendiri.

 “Saya menginginkan kedepan tidak ada tunggakan-tunggakan lagi di dalam pembayaran PBB,” ujarnya.
Ditegaskan, pembayaran PBB ini juga merupakan suatu taruhan dari jabatan kepala desa. Bagaimana masing-masing Kepala Desa membina masyarakatnya, sehingga masyarakat dengan penuh kesadaran membayar PBB tersebut.

   “PBB ini juga merupakan salah satu ujung tombak pendapatan daerah dalam konteks pembangunan infrastruktur dan lain-lain di Kabupaten Melawi ini,” pungkasnya. (eko susilo/ang)

Komentar