Perusahaan Diperintahkan Bantu Perbaiki Jalan

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 302

Perusahaan Diperintahkan Bantu Perbaiki Jalan
JALAN RUSAK – Tampak aktivitas Jalan Pinoh-Ella Melawi yang rusak parah. Saat ini Bupati Melawi telah mengambil langkah-langkah guna menangani kerusakan parah Jalan Pinoh-Ella dalam beberapa bulan terakhir. Satu diantaranya melibatkan perusahaan perkebuna

Panji: Partisipasi Bersama Membangun Infrastruktur


NANGA PINOH, SP
– Bupati Melawi Panji telah mengambil langkah-langkah guna menangani kerusakan parah Jalan Pinoh-Ella dalam beberapa bulan terakhir. Satu diantaranya melibatkan perusahaan perkebunan dalam perbaikan, di samping memperbaiki akses jalan alternatif di sepanjang simpang Semadin hingga jalan Desa Kelakik Pantai.

“Sebenarnya ada anggaran Rp3 miliar untuk perbaiki Jalan Pinoh-Ella tahun ini. Namun sebelum proyek dilaksanakan kondisi jalan menjadi seperti sekarang mengingat curah hujan tinggi dan tonase kendaraan yang juga tinggi sehingga menimbulkan kerusakan parah,” kata Panji, kemarin.

Tingginya lalu lintas kendaraan, utamanya dari perusahaan perkebunan memang tak mungkin dilarang. Namun, ia juga meminta adanya perhatian bersama atas kerusakan jalan mulai dari Simpang Tahlud sampai Semadin Lengkong ini.

“Makanya kemarin kita perintahkan Camat Nanga Pinoh dan Camat Ella agar dapat mengumpulkan teman-teman perusahan di wilayah itu untuk berpartisipasi bekerja bersama seperti apa mekanisme percepatan perbaikan jalan tersebut," terangnya.

Dalam perbaikan Jalan Simpang Tahlud hingga Ella tersebut perusahan harus ikut berpartisipasi bersama agar tetap bisa menggunakan jalan tersebut.

“Untuk sumbangan perusahaan masing-masing apakah nantinya dalam bentuk alat berat seperti dump truk, gleder. Atau mungkin menyumbang material seperti pasir dan batu atau bisa saja tenaga kerja,” jelasnya.

Diungkapkan Panji, dalam realisasi di lapangan, memang masih ada perusahaan yang belum melaksanakan tanggung jawab untuk ikut berpartisipasi sesuai dengan kesepakatan bersama. Karena itu, Pemkab akan memanggil perusahaan tersebut untuk membicarakan soal pembagian tugas, mempercepat proses perbaikan dan membagi beban kerja perbaikan jalan tersebut.

"Karena kalau tanpa kerjasama sementara jalan dipakai terus, sedangkan proyek Rp3 miliar belum dimulai lalu malah menunggu proyek itu, kapan pelaksanaan perbaikannya," katanya.

Panji meminta kepada lima perusahaan yang telah bersepakat memperbaiki Jalan Pinoh-Ella agar dapat bersama-sama untuk memberikan perhatian serius dalam dukungan dalam mempercepat kerusakan jalan.

"Saya kira masyarakat juga akan bisa mengerti. Yang penting kita sudah benar-benar bekerja maksimal.  Sehingga proyek perbaikan jalan yang akan ditenderkan di jalan itu tidak dimulai dikerjakan dengan kondisi yang sekarang. Nanti kita khawatir anggaran Rp3 miliar ini tidak mampu," jelasnya.

Camat Ella Hilir, Syaripudin menerangkan, perbaikan jalan oleh perusahaan sudah berjalan di lapangan. Dari pantauannya memang baru PT Citra Mahkota yang aktif melakukan penimbunan jalan.

“Jadi perbaikan ini menggunakan material yang disediakan oleh PT Erna. Pekerjaan perbaikan masih berlanjut sampai saat ini,” terangnya.

Menurut dia, kini sudah dilakukan perbaikan oleh Pemkab Melawi dimana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sudah menurunkan satu buah alat berat untuk memperbaiki ruas jalan alternatif sejak Sabtu (27/1).

“Sekarang saya juga ikut mengawasi perbaikan jalan di Desa Kelakik. Harapannya dengan perbaikan jalan saat ini tak lagi terjadi antrean kendaraan akibat jalan rusak. Arus lalu lintas juga bisa kembali normal,” terangnya.

Tak Saling Menyalahkan


Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Amri Kalam menilai perbaikan jalan sepanjang ruas Pinoh-Ella memang harus dilakukan dengan cara apapun mengingat begitu banyaknya masyarakat yang menggunakan jalan tersebut setiap harinya.

“Terlepas dari apapun status jalan ini, perlu perhatian dan tanggung jawab kita bersama untuk memperbaikinya. Memang melalui DAK tahun ini, ruas ini sebenarnya juga sudah dianggarkan dan masuk dalam APBD 2018,” katanya.

Legislator asal Melawi ini mengapresiasi perbaikan ringan oleh Dinas PUPR Melawi pada ruas jalan alternatif di sepanjang jalan Desa Kelakik melalui jalur eks logpond PT 88. Ruas alternatif menuju Pinoh bisa digunakan untuk masyarakat dan tentunya tidak diperuntukkan untuk kendaraan berat.

“Kendaraan bermuatan berat sebaiknya tetap di jalur biasa dan kita minta mereka juga memperhatikan kemampuan jalan dalam mengisi muatannya. Apalagi sekarang ini musim hujan,” katanya.

Dia meminta semua pihak tidak saling menyalahkan satu sama lain. Sebagai putra daerah setempat, ia lebih memilih penanganan bersama yang lebih baik antara pemerintah maupun perusahaan. Apalagi saat ini perusahaan dan pemerintah kabarnya juga sudah melakukan perbaikan di lapangan. (eko/ang)