q Suara Pemred − Defisit APBD, Pembangunan Jembatan Melawi II Kembali Ditunda

Defisit APBD, Pembangunan Jembatan Melawi II Kembali Ditunda

Melawi

Editor Angga Haksoro Dibaca : 136

Defisit APBD, Pembangunan Jembatan Melawi II Kembali Ditunda
Nanga Pinoh, SP – Sempat optimistis dibangun pada 2018, Pemerintah Kabupaten Melawi kembali menunda pembangunan tiga jembatan rangka baja. Padahal anggaran pembangunan jembatan sudah masuk APBD 2018 dan disetujui Pimpinan DPRD Melawi.  

Bupati Melawi, Panji ditemui belum lama ini mengungkapkan pembagunan jembatan baja, yakni jembatan Melawi II, Kota Baru, dan Keberak terpaksa dibatalkan karena masalah keuangan daerah yang berpotensi mengalami defisit sangat besar pada 2018.

“Sejatinya infrastruktur jembatan ini sangat penting. Hanya saja, karena kendala minimnya komunikasi dan minimnya keuangan daerah, atau perlu memperkuat lagi kesepahaman tentang pentingnya jembatan tersebut,” kata Bupati Panji.  

Pemerintah daerah tidak memiliki anggaran yang cukup tahun ini, maka pembangunan tiga jembatan ini digeser pada tahun 2019. Pemkab berkeinginan menyelesaikan jembatan tersebut dalam dua tahun anggaran.  

“Saya sudah meminta DPRD Melawi memberikan dukungan Perda pelaksanaan tahun jamak. Keuangan daerah tidak mampu merealisasikan pembangunan jembatan ini dalam satu tahun anggaran, harus dua tahun anggaran,” paparnya.  

Perda anggaran pembangunan jembatan dibutuhkan, sebab masa jabatan anggota Dewan Melawi akan berakhir 2019, sebelum digelar pemilu legislatif untuk memilih anggota DPRD yang baru.  

“Karena itu, diperlukan perda multi years sehingga memperkuat legalitas hukum pembangunan jembatan yang direncanakan dilaksanakan dua tahun,” kata Panji.  

“Tahun 2019 dan tahun 2020 saya akan bangun tiga jembatan ini. Prioritas angka nanti kita lihat mana dulu yang mau diselesaikan, dan yang mana perlu ditambah tahun 2020. Sebab itu saya bikin target tahun 2019 dan tahun 2020, karena masa kerja saya sebagai kepala daerah berakhir tahun 2021.” (eko)