Semarak Agenda Lintas Budaya di Anjongan

Mempawah

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 635

Semarak Agenda Lintas Budaya di Anjongan
SAMBUT – Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar Jakius Sinyor disambut secara adat saat menghadiri acara lintas budaya dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89 tahun 2017 di Kabupaten Mempawah, kemarin. (SP/Ruben)

Bentuk Apresiasi Anak Muda kepada Daerah


Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89, tahun 2017 di Kabupaten Mempawah diwarnai semarak kegiatan lintas budaya, yang dipusatkan di Kecamatan Anjongan, kemarin.

SP - Ketua Panitia, Andi wiyata mengatakan kegiatan diawali dengan jalan sehat. Peserta yang mengikuti kegiatan Lintas Budaya juga diperkenankan mengikuti Seminar Budaya Kalbar, Parade dan Pawai Budaya dari berbagai Etnis yang ada di Kalbar, Napak Tilas Kerajaan Mempawah dan Pagelaran Pentas Seni Lintas Budaya.

"Mereka membaur jadi satu dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda yang kita kemas dalam agenda lintas budaya ini. Jadi kita mengelilingi pasar Anjongan, kemudian dilanjutkan dengan penampilan tarian kreasi, pawai lintas budaya, ada juga pembagian doorprize," kata Andi Wiyata.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diberangkatkan dengan kegiatan lintas budaya itu dihadiri tamu undangan. Kegiatan sehari penuh itu juga dihadiri dan diikuti peserta dari Kabupaten Landak, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.

Tak hanya masyarakat sekitar. Sejumlah komunitas lokal juga turut menyaksikan pagelaran budaya itu.

"Kegiatan digelar oleh Komunitas Motor Borneo, KMB Anjongan. Kita mengapresiasi partisipasi seluruh tokoh masyarakat, pemuda dan masyarakat umumnya yang turut menyemarakkan rangkaian kegiatan ini", ujar Andi Wiyata.

Camat Anjungan, Daeng Dicky Armenia turut mengapresiasi kerja nyata para pemuda Anjungan yang dinilai telah mengelar kegiatan dengan baik.

“Kegiatan ini sebagai bentuk bagi generasi muda mengenang perjuangan para pemuda di masa lampau. Ini merupakan even budaya yang tetap harus dijaga dan dilestarikan,” kata Dicky.

Dia yakin dan percaya pada saatnya nanti akan tenggelam, pudar dan tidak akan bisa dikenal oleh generasi kita di masa yang akan datang. Jadi momentum peringatan Hari Sumpah Budaya yang dirangkai dengan agenda lintas budaya ini harus mampu menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di generasi muda sebagai generasi penerus nantinya.

Dalam visi Nawacita, Presiden RI Joko Widodo diantaranya menargetkan kunjungan wisata hingga tahun 2019 ini bisa mencapai 20 juta wisatawan.

"Maka dari itu kita berharap kepada seluruh panitia agar dapat mengemas kegiatan ini menjadi lebih baik. Mudah-mudahan kegiatan ini semakin ditingkatkan," ujarnya.

Pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda itu generasi muda juga diingatkan, bahwa sebagai benteng pemuda dari narkoba dan pergaulan sek bebas. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi sarana, sekaligus filter dan barometer pemuda untuk lebih padu mengobarkan jiwa persatuan dalam kebhinnekaan, dan berkreasi lebih aktif melestarikan seni budaya bangsa. (ruben/ant/ang)

Komentar