Pelindo II Ganti Rugi Lahan Warga di Area Terminal Kijing

Mempawah

Editor K Balasa Dibaca : 331

Pelindo II Ganti Rugi Lahan Warga di Area Terminal Kijing
Warga menandatangani bukti ganti rugi lahan. (SP/Balasa)
MEMPAWAH, SP - PT Pelindo II mengganti rugi 53 hektare dari total 200 hektar lahan pembangunan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Jumat (23/2). 

Kordinator Proyek Strategis Pelindo II, Zuhri Iriansyah mengatakan dengan pembayaran ganti rugi tersebut, diharap bisa mempercepat proses pembangunan yang direncanakan. Dia menegaskan ini adalah bukti keseriusan pihaknya.

"Harapannya masyarakat yang masih menanyakan segala sesuatunya, bisa melihat ini sebagai keseriusan kami dari PT Pelindo II untuk melaksanakan pembangunan ini," katanya dalam ganti rugi tahap satu yang dilakukan di Kecamatan Sungai Kunyit.

Saat ini lahan 200 hektare yang akan digunakan untuk pembangunan sudah diukur. Namun sementara memang baru 53 hektar yang diganti rugi. Dari luasan tersebut, ada 166 pemilik lahan. Tapi baru 70 yang hadir dalam agenda pembayaran tersebut.

Dalam hal ini, Zuhri mengungkapkan proses ganti rugi dilakukan dengan mengikuti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2012. Di mana Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai pelaksana pembebasan lahan.

Soal anggaran yang mesti dikeluarkan, Zuhri mengaku tak tahu pasti. Dia berujar berapa pun harga yang disampaikan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), akan dibayar. KJPP sendiri melakukan penilaian per bidang tanah.

"Kami tidak bisa menilai hak tanah itu berapa, segala macam, tapi secara total untuk pembangunan terminal ini sekitar Rp5 triliun. Itu untuk pembangunan," katanya.

Jika semua urusan izin dan pembebasan selesai cepat, pembangunan pun bisa dilakukan. Targetnya tahun ini konstruksi sudah dimulai.

"Insya allah sampai 3.500 hektare keseluruhan pengembangan dengan kawasan industri," pungkasnya. (bls)