Pelaku Pembunuh Keluarga Dodi Triono Ditembak

Nasional

Editor Soetana hasby Dibaca : 1081

Pelaku Pembunuh Keluarga Dodi Triono Ditembak
DITEMBAK - Dua tersangka perampok dan pembunuh keluarga Dodi Triono, ditembak Tim Jatanras Polda Metro Jaya, Rabu (28/12). (SP/Ist)
JAKARTA, SP – Polda Metro Jaya menembak dua pelaku perampokan di rumah Dodi Triono, Jalan Pulomas Utara Nomor 7A RT12/16, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.

Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang ditembak dalam penyergapan yang dilakukan Tim Jatanras Polda Metro Jaya dari kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/12) sore.

Tersangka Ramlan dinyatakan tewas.

"Ada dua pelaku yang tertangkap dan satu pelaku tewas karena kehabisan darah setelah ditembak karena melakukan perlawanan terhadap petugas saat diamankan di daerah Bekasi," kataKapolri Jenderal  Tito Karnavian.

Kepolisian kini mengejar dua tersangka lainnya yang melakukan aksi perampokan disertai penyekapan terhadap 11 korban, enam di antaranya tewas.

Dodi Triono (59) beserta dua putrinya , Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), teman anak Dodi yang bernama Amel, serta dua sopir Dodi, Yanto dan Tasrok (40), ditemukan tewas di dalam toilet, Selasa (27/12).

Sementara korban yang selamat, Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23).

Dikatakan Kapolri, Ramlan Butarbutar adalah ‘pemain’ lama yang sudah diincar Kepolisian. “Dahulu kami menyebutnya 'Grup Korea Utara'. Tongkrongnya di Bekasi atau Pulogadung. Memang dikenal sebagai pelaku pencurian disertai dengan kekerasan," kata Tito.

Polisi menyita sejumlah barang bukti  tersangka Ramlan berupa uang  Rp 3,4 juta, 4 lembar uang Thailand, HP Nokia warna hitam, HP merk China, STNK Yamaha Jupiter MX nopol B 6769 EIX atas nama Siti Maria, jaket kulit warna hitam, tTas warna coklat serta topi warna abu-abu.

Barang bukti dari tersangka Erwin Situmorang, uang Rp 6,3 juta, Jam Rolex warna silver, topi hitam,  2 unit HP Samsung,  1 HP Blackberry warna hitam, kunci motor Yamaha, kunci motor Honda, kaca mata, jaket dan  kemeja putih gading.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono tersangka beraksi di rumah korban, Selasa dini hari kemarin. 

"Semua korban dimasukkan dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 m x 1,5 m dan posisi terkunci dari luar. Para korban meninggal diduga akibat kehabisan oksigen," ujar Argo.  (has/ant)

Baca Juga:
Menulari Kalangan Muda Kota Pontianak dengan ‘Virus’ Kahmi 
220 Personel Polri-TNI Jaga Malam Tahun Baru di Sanggau 
Kahmi Datangkan Oesman Sapta dan Mahfud Mencari Sosok Pemimpin Kalbar