AJI: Usut Hoax Diskusi Disvestasi Newmont

Nasional

Editor Angga Haksoro Dibaca : 609

AJI: Usut Hoax Diskusi Disvestasi Newmont
Jakarta, SP – Aliansi Jurnalis Independen mendesak polisi mencari penyebar berita bohong undangan diskusi disvestasi Newmont. Diduga ada upaya memprovokasi warga terkait berita dugaan suap PT Newmont kepada Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi.

Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan meminta polisi memberikan perlindungan kepada pihak-pihak yang namanya dicatut dalam undangan diskusi fiktif itu. “Termasuk memberi perlindungan kepada keluarga mereka dari kelompok yang terprovokasi oleh undangan bohong tersebut,” kata Abdul Manan, dalam siaran pers AJI, Kamis (20/9).

Dalam undangan bohong tersebut disebutkan diskusi bertema “Tuan Guru Bajang dan Divestasi Tambang Emas” akan diselenggarakan pada 20 September 2018 di Ampenan, Kota Mataram. Undangan yang disebar melalui whatsapp grup itu disertai foto jurnalis Tempo dan Ketua AJI Mataram.

Setelah AJI Indonesia melakukan klarifikasi, pengurus AJI Mataram menyatakan undangan tersebut bohong. AJI Mataram tidak pernah membuat undangan tersebut dan tidak pernah membahasnya dalam agenda organisasi maupun personal pengurus. 

AJI meminta pihak yang keberatan dengan pemberitaan majalah Tempo agar menggunakan hak jawab, hak koreksi, atau melaporkannya ke Dewan Pers. Tempo juga memuat bantahan Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi menerima suap hasil penjualan saham PT Newmont ke pemerintah.