Temuan Polisi Mengerucut, Ratna Bukan Korban Penganiayaan

Nasional

Editor Angga Haksoro Dibaca : 8143

Temuan Polisi Mengerucut, Ratna Bukan Korban Penganiayaan
Jakarta, SP – Polda Metro Jaya menggelar jumpa pers terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet.   
Menurut Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta, hasil penelusuran polisi menemuka sejumlah fakta yang tidak sesuai dengan pengakuan Ratna.   

Polisi memastikan tidak ada konfrensi yang melibatkan warga negara asing di Bandung pada 21 September 2018. “Berdasarkan agenda kegiatan masyarakat Polda Jabar, tidak ada konferensi negara asing di Jabar pada tanggal 21 September 2018,” kata Kombes Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (3/10), seperti dikutip dari detik.com.    
Ratna Sarumpaet mengaku dianaya orang tidak dikenal di area Bandara Husein Sastranegara sepulang menghadiri konfrensi di salah satu hotel di Bandung. Dia berada satu taksi dengan rekan sesama peserta konfresi dari negara lain.  

Polisi juga menelusuri 23 rumah sakit yang ada di Jawa Barat. Hasilnya, tak ada nama Ratna di dalam daftar pasien.

Polisi juga meminta keterangan pihak Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Sopir taksi, petugas aviation security, sopir rental, porter, hingga tukang parkir, tak satupun mengetahui peristiwa pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet.  

Kepolisian malah menemukan bukti Ratna Sarumpaet dirawat di RS Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta pada 21-24 September 2018.

Dari hasil penyelidikan, Ratna menjalani operasi plastik di rumah sakit tersebut. Menurut polisi, Ratna dirawat di ruang B.1 Lantai 3 selama berada di RS Bedah Bina Estetika. “Dalam buku register rawat inap RS Bina Estetika, Ratna Sarumpaet masuk hari Jumat tanggal 21 September 2018 pukul 17.00 WIB,” ucap Nico.

Berdasarkan rekaman CCTV, Ratna Sarumpaet keluar dari RS Bina Estetika tanggal 24 September pukul 21.28 WIB.  

Seperti diberitakan sebelumnya, aktivis Ratna Sarumpaet mengaku dikeroyok 3 pria tidak dikenal di area Bandara Husein Sastranegara Bandung. Tersebar foto wajah Ratna yang bengkak diduga akibat pengananiayaan tersebut. (*)