BNPB Targetkan Evakuasi Selesai 11 Oktober

Nasional

Editor Angga Haksoro Dibaca : 256

BNPB Targetkan Evakuasi Selesai 11 Oktober
Jakarta, SP – Berdasarkan data terbaru yang diumumkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, korban tewas gempa tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi, mencapai 1.763 orang. Korban tewas terbanyak ditemukan di Palu 1.519 orang.

Kebanyakan korban tewas dimakamkan massal di TPU Paboya (753 jenazah), TPU Pantoloan (35 jenazah), pemakaman keluarga (923 jenazah), Donggala (35 jenazah), Biromaru (8 jenazah), dan Pasangkayu (1 jenazah).

Sedangkan korban luka berat mencapai 2.632 orang, korban hilang 265 orang, korban tertimbun 152 orang, dan orang mengungsi 62.359 yang tersebar di 147 lokasi pengungsian.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana menargetkan evakuasi selesai 11 Oktober 2018. Saat ini dikerahkan 6.338 personel militer dan 51 alat berat untuk membantu evakuasi korban selamat maupun meninggal.

BNPB juga melansir data dampak likuifaksi (tanah amblas atau bergerak) di Petobo, Kota Palu dan Jono Oge, Sigi. Luas areal terdampak likuifaksi di Petobo mencapai 180 hektare yang meliputi 2.050 unit bangunan. Sedangkan likuifaksi di Jono Oge meliputi 202 hektare yang diperkirakan merusak 366 bangunan.

Likufaksi di Palu terjadi karena lapisan tanah berupa pasir, kerikil, batuan apung yang tidak lengket sehingga bersifat lepas (gembur). Kedalaman muka air juga termasuk dangkal, kurang dari 10 meter di bawah permukaan tanah.  

Penelitian Badan Geologi tahun 2012 menyebutkan wilayah Palu merupakan daerah dengan potensi likuifaksi tinggi. Peta mikrozonasi akan disusun sebagai evaluasi penataan ulang Kota Palu selama tahap rekonstruksi.  (*)