Syarif Abdullah Alqadri: Pramuka Tonggak Dasar Pembentukan Mental dan Karakter

Opini

Editor sutan Dibaca : 931

Syarif Abdullah Alqadri: Pramuka Tonggak Dasar Pembentukan Mental dan Karakter
Syarif Abdullah Alqadri, Anggota DPR RI dapil Kalbar

 AKTIVITAS  kepramukaan di Indonesia kala itu marak diperkenalkan kepada generasi muda. Pramuka berarti 'orang muda yang suka berkarya',  ternyata ampuh membentuk karakter yang baik bagi anggotanya. Sayang,  kegiatan kepramukaan dewasa ini mulai meredup.

Di Kalbar, kejayaan pramuka bisa dilihat lewat megahnya Kantor Cabang Pramuka di Jalan A Yani II, Kota Pontianak.  Kini,  gedung tersebut minim aktivitas. 
Toh sisa-sisa kenangan dari lembaga Praja Muda Karana ini masih melekat di sanubari seorang Syarif Abdullah Alqadri atau akrab disapa Ami.

Menurutnya, hidup dalam organisasi pramuka sudah mendarah daging. Begitu juga dengan organisasi lainnya. Hasilnya memang tidak bisa instan. Ada proses ketika bagaimana organisasi tersebut secara bertahap membentuk karakter seseorang sehingga menjadi disiplin, mandiri,  dan bertanggung jawab.

Mereka yang aktif, umumnya mahir memanfaatkan waktu dan ingin melakukan yang terbaik  selama mengemban  tugas.
“Jadi lama-kelamaan kita akan terbiasa dengan melakukan suatu hal secara disiplin,” tutur Ami.

Apalagi di pramuka ada juga pengenalan mandiri, dan itu merupakan hal wajib yang harus dimiliki setiap individunya. “Meskipun itu masih merupakan aturan, maka jika kita melakukan kegiatan mandiri itu terus-menerus, kita akan terbiasa melakukan suatu hal dengan mandiri,  tanpa memberatkan orang lain,” tuturnya.

Adapun inti dari semua itu, adalah bagaimana melatih leadership atau sifat kepemimpinan dan itu sangat diperlukan di dunia nyata. “Bagi saya, dunia organisasi dengan segala macam dinamika, rasanya sudah pernah saya rasakan,” tutur Ami.

Dari mulai pramuka, aktivitas lain digelutinya baik di OSIS, senat di kemahasiswaan hingga organisasi kepemudaan di parpol, seperti AMPI dan Kosgoro. Puncaknya pada 2011.  Nasdem kala itu  dibentuk masih sebagai ormas.
Ami pun dipercaya menjadi ketua pengurus wilayah Kalbar di ormas bentukan Surya Paloh ini.
 
 Dari banyaknya organisasi yang telah ia geluti, dosen hukum di Universitas Panca Bhakti, Kota  Pontianak ini, mengaku bahwa pramuka merupakan organisasi paling berkesan. Pramuka menjadi tonggak dasar proses pembentukan mental dan karakter pribadinya.

Di kepramukaan Kalbar,  dapat dilihat sejumlah peranan penting yang diemban oleh Ami. Alumni Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak ini pernah menjabat sebagai ketua dewan kerja ranting, ketua dewan kerja cabang, dan ketua dewan kerja daerah.

Kini Ami masih aktif menjabat sebagai Wakil Ketua Kwartir Daerah Kalbar,  dan sebagai Andalan Nasional Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Dia juga tercatat sebagai salah satu tokoh Kalbar peraih penghargaan Dharma Bakti Pramuka, karena dianggap berjasa besar menyumbangkan tenaga, pikiran, dan fasilitas yang besar untuk membantu kelancaran kegiatan pembinaan dan pengembangan gerakan pramuka. (hendra cipta/loh/pat)