Ketua Umum AMKRI, Rudi Halim Tebar 1.700 Paket Imlek

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 2121

Ketua Umum AMKRI, Rudi Halim Tebar 1.700 Paket Imlek
PAKET IMLEK- Tokoh pemadam api Kota Pontianak, Ateng Tanjaya (ketiga kiri), menyerahkan secara simbolis paket Imlek dari adiknya, Rudi Halim, Ketua Umum AMKRI. Pimpinan Umum Suara Pemred, Harry Daya (kedua kiri) yang juga Dewan Pembina Pemadam Kebakaran
Puluhan tahun silam, seorang pemuda rela berjibaku melawan api. Padahal hari itu, adalah hari jam sekolah dan terpaksa ditinggalkan, demi menyelamatkan rumah warga yang terbakar.

Tapi semangatnya tak berlangsung lama. Para senior pemadam kebakaran justru melarangnya untuk terjun lebih dalam. Alasannya, pemuda tersebut belum cukup umur. Tamat sekolah pemuda tadi terbang ke Jakarta.

Sukses di negeri orang, justru tak lupa dengan kampung halaman. Terutama kepada jasa para manusia api.   Sosok pemuda tersebut adalah Rudi Halim. Ia adalah Ketua Umum Asosiasi Mebel dan Kerajinan Republik Indonesia (AMKRI). Rudi  adalah putra Kota Pontianak dan tercatat sebagai alumni SMAN 1 Pontianak.    Rudi ternyata adik bungsu Ateng Tanjaya.

Tokoh pemadam yang kerap disapa Alfa Tango. Pada Minggu (31/1), Rudi menitipkan 1.700 paket Imlek kepada sang abang. Paket ini dibagikan kepada para petugas pemadam swasta yang bertugas di sejumlah daerah. Seperti Kota Pontianak, Kubu Raya dan Mempawah.  

Paket ini dibagikan langsung di rumah Ateng, Jalan Parit Makmur, Siantan, Pontianak Utara. Pembagian ini disaksikan langsung Pimpinan Umum Suara Pemred, Harry Daya.
 

Ateng mengatakan, pembagian paket ini dimulai pukul 09.00-13.00 WIB. “Warga sekitar mengira rumah saya kebakaran. Karena banyak petugas pemadam datang ke rumah saya. Ternyata bukan. Ini acara bagi-bagi paket Imlek saja,” tutur Ateng. 

 Ia menyebutkan, setiap Imlek dan Lebaran, di rumahnya memang membuat semacam tradisi bagi-bagi paket. Dan itu rutin berjalan setiap tahun. “Ini sudah memasuki tahun yang ketujuh,” tuturnya.  

Seperti pada tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, Rudi Halim tetap menyumbangkan ribuan paket untuk mereka yang membutuhkan. Nah, untuk Imlek kali ini, sasarannya adalah petugas pemadam kebakaran dan pengurus yayasan pemakaman di Pontianak Utara.  

Menurut Ateng, Rudi sengaja memprioritaskan kepada mereka, karena, sebelum Rudi sukses di Jakarta, ia punya pengalaman historis tentang bagaimana bekerja di pemadam kebakaran di Kota Pontianak.   “Dulu dia waktu sekolah pernah jadi pemadam kebakaran,” tutur Ateng.

Tapi sayang, dari para senior pemadam tidak memperbolehkan Rudi untuk ikut menjadi petugas pemadam. Alasannya belum cukup umur, kata Ateng mengenang.  

Menurutnya, Rudi dulu semasa sekolah, memang sudah aktif terjun memadamkan api. Semangatnya bisa dibilang mengalahi seniornya dulu. “Kalau sudah memadamkan api, apapun dia tinggalkan. Termasuk urusan sekolah,” kata Ateng.   Rudi adalah alumni SMAN 1 Pontianak. Ia besar di Kota Siantan sejak lama.

Begitu tamat sekolah, Rudi merantau ke Jakarta.   Sekarang sukses. Ia menjadi pengusaha mebel di Jakarta. Bahkan, saat ini ia menjabat sebagai ketua AMKRI. Itu jabatan di tingkat nasional. Di tingkat Kalbar, Rudi menjabat Ketua Forum Komunikasi Kebakaran Kota Pontianak.   

Rudi berpesan kepada pemadam, jaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas. Pesan lainnya. Para petugas pemadam selalu menjaga kekompakan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu.
  “Itu pesan adik saya kepada petugas pemadam di Kota Pontianak,” kata Ateng. (agus wahyuni)