Korupsi ADD, LAKI Desak Kejaksaan Turun Tangan

Ponticity

Editor Soetana hasby Dibaca : 1113

Korupsi ADD, LAKI Desak Kejaksaan Turun Tangan
Ilustrasi

PONTIANAK, SP – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) meminta kejaksaan turut menyelidikan kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Melawi. Lembaga pemerhati korupsi itu juga menengarai, korupsi ADD tak hanya terjadi di Kabupaten Melawi.

"Saya berharap pihak kejaksaan harus menyikapi persoalan ini dan melakukan penyelidikan sampai ke penyidikan," ujar Ketua Umum DPP Burhanuddin.

Merujuk temuan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Melawi soal temuan penyalahgunaan ADD, Burhanudin menduga korupsi ADD terjadi di desa lain. Karena itu, kata dia, BPMPD maupun aparat penegak hukum terutama pihak kejaksaan segera mengaudit dana desa di setiap kabupaten.

"KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) punya atensi sehingga KPK pernah membuat surat kepada kepala-kepala desa, untuk pelaksanaan anggaran dana desa ini dengan tepat tanpa terjadi masalah," ujar Burhanuddin, Jumat (11/11).

Dia mengungkapkan kerentanan penyalahgunaan ADD disebabkan faktor SDM. "LAKI sudah banyak menemukan ini (penyalahgunaan dana desa). Cuma sekarang ini sedang melakukan kajian  dan investigasi," kata dia. (umr)