Dinkes Pontianak Antisipasi Lonjakan Kasus ISPA

Ponticity

Editor Soetana hasby Dibaca : 1123

Dinkes Pontianak Antisipasi Lonjakan Kasus ISPA
BAGIKAN MASKER - Palang Merah Indonesia Kalimantan Barat saat membagikan masker kepada warga di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, beberapa waktu lalu. (SP/Yodi Rismana)
PONTIANAK, SP – Dinas Kesehatan Pontianak menyiapkan langkah antisipasi sebaran Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Januari 2017. Cuaca panas dan kebakaran lahan gambut, akan rentan menyebabkan warga terserang ISPA.

“Kejadian kebakaran lahan ada hubungannya dengan kasus ISPA,” kata Kepala Dinkes Pontianak, Sidiq Handanu, Selasa (10/1).

Di 2016, Pontianak dilanda kabut asap menyebabkan kasus ISPA meningkat hingga 32 persen. Handanu menuturkan di tahun 2016 terjadi 60.127 kasus ISPA. Angka itu lebih rendah dari tahun 2015  mencapai 66.000 ribu kasus.

Untuk awal 2017 ini, Handanu mengaku data secara rinci belum diperoleh. Jika melihat jumlah kasus ISPA di tahun 2016, Handanu memperkirakan di Januari 2017, paling tidak ada 800 hingga 1.000 kasus ISPA, di Puskesmas se-Pontianak.

Apalagi dengan cuaca saat ini, panas dan berdebu memantik ISPA. 

“Kami memonitor tiap minggu di tiap Puskesmas untuk cegah penyakit ISPA. Masker dan obat-obatan antisipasi masyarakat terkena ISPA juga telah disiapkan,” ujar Handanu.

Dia mengimbau masyarakat untuk berperilaku pola hidup sehat, mengurangi konsumsi minum es, dan menggunakan masker. (bls)

Baca Juga:
Kasus Perkosaan Ala Sum Kuning, Wabup: Hukum Berat Pelaku
Kepergok Panjat Dinding Rumah, Pria Berkostum Milan Dihajar Massa 
Ini Kata Kajari Soal Penangguhan Heri dan Urai