Puluhan Ribu Warga Belum Punya Akta Kelahiran

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 846

Puluhan Ribu Warga Belum Punya Akta Kelahiran
URUS BERKAS - Warga RW 5 Kelurahan Batulayang, Pontianak Utara tengah mengurus berkas pendaftaran akta lahir, Sabtu (18/2). (SP/Ist)
PONTIANAK, SP – Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil, Dinas Catatan Sipil Kota Pontianak, Dini Eka Wahyuni mengatakan,  saat ini tercatat sekitar 57.955 warga Kota Pontianak belum memiliki dokumen akta kelahiran. Padahal,  pembuatan akta ini merupakan kesadaran masyarakat, namun pihaknya terus mengupayakan agar semua warga memilikinya.

"Kita jemput bola, mendatangi ke wilayah-wilayah tertentu agar tingkat partisipatif masyarakat dalam pembuatan akta kelahiran semakin bergairah," katanya.

Dini menuturkan jemput bola dilakukan salah satunya di RW 5, Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara, Sabtu (18/2). Meski di luar jam dinas, pelayanan ini melibatkan petugas Discapil Kota Pontianak dan aparat kelurahan setempat.

"Tak kurang 200 warga datang mengurus pembuatan akta kelahiran," ujarnya.  

Menurutnya, terkadang kendala jarak maupun waktu untuk datang ke Discapil, membuat masyarakat menunda-nunda pengurusannya. Dengan pelayanan jemput bola, kini  mereka tidak perlu lagi jauh-jauh untuk membuat dokumen administrasi kependudukan.

Dini menegaskan bahwa warga tak perlu khawatir jika ingin mengurus akta lahir. Sebab kini telah diberlakukan Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 10 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, dimana salah satu isinya menghapuskan sanksi administrasi untuk keterlambatan pelaporan peristiwa kelahiran dan kematian.

"Sejak tanggal 1 Februari kemarin sudah digratiskan untuk pembuatan akta lahir dewasa maupun anak-anak," tegas Dini.

Diharapkan dengan digratiskannya pengurusan akta kelahiran, maka angka 100 persen kepemilikan akta kelahiran untuk seluruh warga Kota Pontianak dapat segera terwujud. (bls/ind)

Baca Juga:
Rasau Jaya Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur
BPBD Bengkayang Minta Masyarakat Tetap Waspada Banjir dan Longsor
APBS: Belasan Poktan Madu Hutan Rugi Ratusan Juta