Motif Corak Insang Membalut Kampung Tenun

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 1391

Motif Corak Insang Membalut Kampung Tenun
CORAK INSANG – Aktivitas warga saat mengecat bahu jalan Gang Sambas, Kecamatan Pontianak Utara, dengan motif corak insang, Minggu (24/9). Kawasan ini menjadi objek wisata baru dengan nama Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa. SP/Nova

Gang Sambas Pontura Jadi Objek Wisata Baru 


Sebanyak 29 komunitas di Kota Pontianak, melakukan aksi pengecatan di bahu jalan Gang Sambas, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara. Aksi ini dalam rangka mengubah wajah kawasan tersebut sebagai salah satu Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) baru di Kota Khatulistiwa.

SP - Lihatlah kawasan ini sekarang. Bahu jalan yang awalnya berwarna hitam aspal dan tampak biasa, kini kian menarik. Berhiaskan warna-warni cerah usai dicat oleh komunitas tersebut. 

Bukan sekadar asal cat saja, mereka mewarnainya dengan sentuhan corak insang. Sebuah motif yang sudah familiar bagi warga Kota Pontianak. Biasanya corak ini kita temui di kain songket, kini bisa ditemukan di bahu jalan Gang Sambas Jaya dan Sambas Mandiri.

Aksi tersebut, tak lain sebagai upaya mengenalkan lokasi ini sebagai tujuan wisata baru. Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa, begitu kawasan ini disebut, di sini banyak terdapat pengrajin kain tenun, serta pelaku UMKM yang menjual berbagai produk khas Pontianak.

Selain komunitas, pengecatan jalan ini juga didukung oleh seluruh instansi Pemerintah Kota Pontianak termasuk kecamatan, kelurahan serta warga setempat.

"Ini memang dari rangkaian panjang yang sudah kita lakukan. Dan hari ini, kita bersama-sama bergerak memberikan pernyataan dukungan dengan menginisiasi gang ini menjadi kampung wisata. Harapannya, menjadi objek wisata baru d iurutan ke-23 di Kota Pontianak," ungkap Agus Sarwoko,  fasilitator sekaligus panitia kegiatan.

Agus mengatakan, pengecatan ini bertujuan agar Kampung Sambas memiliki sentuhan tersendiri. Sehingga terdapat sesuatu yang berbeda dari kampung wisata lainnya. Hal inilah yang akan ditonjolkan sebagai nilai serta daya tarik bagi pengunjung sehingga mau menyinggah.

"Lebih 200 orang hari ini turun bersama-sama mengecat jalan dan sudah tampak hasilnya. Ke depan kita persiapkan lagi, untuk rencana pembangunan gerbang melakukan pengecatan kembali, semoga bisa memperbaiki jalan, berikut juga nama kampungnya juga sudah kita sepakati jadi Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa," jelasnya. 

Satu di antara warga, Endah (52) mengapresiasi kegiatan ini. "Tentu sebagai warga kita sangat mendukung hal-hal seperti ini, sebab sangat positif sekali, saya acungi jempol kepada pihak pelaksana dan anak-anak muda yang ikut membantu kami," ujarnya.

Selain tampak lebih Indah, menurut Endah, penampilan baru Gang Sambas, menjadi daya tarik pengunjung untuk datang ke kampungnya.

"Semakin banyak yang datang tentu akan banyak yang berminat membeli produk-produk kami di sini, ada yang menjual kain tenun, kerajinan pernak-pernik dari manik-manik, juga aneka penganan khas Pontianak," pungkasnya. (nova sari/and)