Kalbar Dukung Sumut-Aceh Tuan Rumah PON XXI

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 406

Kalbar Dukung Sumut-Aceh Tuan Rumah PON XXI
TERIMA ULOS – Ketum KONI Kalbar, H Fachrudin D Siregar, menerima cinderamata berupa kain ulos, dari tim roadshow pencalonan Sumut-Aceh sebagai tuan rumah bersama PON XXI 2024. (Ist)

Secara Lisan dan Tertulis 


H Fachrudin D Siregar, Ketum KONI Kalbar
“Secara bulat, hasil rapat pleno pengurus KONI Kalbar beberapa waktu lalu, mendukung pencalonan Sumut-Aceh sebagai tuan rumah bersama PON XXI 2024. Dukungan ini, diberikan secara lisan dan tertulis

KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar, sangat mendukung Sumatera Utara (Sumut) dan Nangro Aceh Darussalam (NAD), sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Pesta olahraga multi event terbesar di Indonesia ini, akan diselenggarakan pada 2024.

SP - Dukungan ini disampaikan langsung Ketum KONI Kalbar, H Fachrudin D Siregar, saat menyambut kedatangan tim roadshow pencalonan tuan rumah PON XXI 2024. Tim roadshow, yang terdiri dari pengurus KONI Sumut dan Aceh, berkunjung ke KONI Kalbar, Kamis (23/11). Tim dipimpin langsung oleh Ketua Harian masing-masing KONI calon tuan rumah bersama.

“Secara bulat, hasil rapat pleno pengurus KONI Kalbar beberapa waktu lalu, mendukung pencalonan Sumut-Aceh sebagai tuan rumah bersama PON XXI 2024. Dukungan ini, diberikan secara lisan dan tertulis,” papar H Fachrudin.

Adapun alasan dukungan untuk dua provinsi tersebut, setelah melihat keseriusan mereka dalam mempersiapkan bidding. Sejauh ini, menurut H Fachrudin, KONI dan Pemprov Sumut-Aceh, terus meningkatkan berbagai persiapan.  

“Salah satunya adalah silaturahmi ke KONI provinsi se-Indonesia, termasuk ke KONI Kalbar. Selain itu, Sumut-Aceh, juga punya kemampuan lainnya menggelar event sekelas PON,” katanya.

Selain KONI Kalbar, dukungan juga diberikan oleh Pemprov Kalbar, yang dalam hal ini diwakili Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). 

“Terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi dari KONI Sumut-Aceh, yang sudah jauh-jauh datang ke Kalbar,” ujar Fachrudin.

Koordinator tim roadshow pencalonan Sumut-Aceh sebagai tuan rumah bersama PON XXI 2024, Kamarudin Abu Bakar mengapresiasi dukungan langsung yang diberikan oleh KONI Kalbar. Dukungan tersebut jadi tambahan motivasi, untuk mengikuti bidding tuan rumah PON.

“Terima kasih atas sambutan yang hangat dan dukungan dari KONI Kalbar. Kami sangat terharu, karena Kalbar benar-benar percaya kami mampu menyelenggarakan PON,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian KONI Aceh ini menjelaskan, Sumut-Aceh sudah sangat siap. Tidak hanya dari segi venue pertandingan, berbagai sarana dan prasarana pendukung lainnya juga telah disiapkan.

“Sumut-Aceh bisa jadi penyelenggara PON terbesar di tanah air. Dalam waktu enam tahun ke depan, maka semua venue, sarana prasarana, dan fasilitas pendukung pasti akan sempurna,” tutur pria yang akrab dipanggil Abu Razak ini.

Razak mengakui, perjuangan Sumut-Aceh untuk menjadi tuan rumah bersama PON XXI 2024, sudah dimulai sejak awal 2017. Tekad untuk jadi penyelenggara PON, dapat juga diartikan sebagai kampanye untuk memperlihatkan pembangunan Aceh, yang sudah lebih baik, setelah didera konflik berkepanjangan dan adanya bencana dahsyat pada 2004, yaitu tsunami.

“Kami optimis bisa jadi tuan rumah yang baik dan berprestasi. Kami punya komitmen, punya motivasi, dan semangat. Kami akan memberikan yang terbaik,” pungkasnya. 
     

Provinsi Kalimantan Solid


DUKUNGAN Kalbar untuk Sumut-Aceh jadi tuan rumah bersama PON XXI 2024, menandakan provinsi di Pulau Kalimantan sangat solid. Sebelumnya, tim roadshow pencalonan penyelenggara PON dari dua provinsi di Sumatera, telah mengunjungi empat provinsi lain di Pulau Kalimantan.

“Dengan dukungan Kalbar, maka sudah ada 20 provinsi yang mendukung. Artinya, dengan keseriusan kami, maka kami layak menyelenggarakan pesta olahraga tersebut,” kata Ketua KONI Sumut, Jhon Ismadi Lubis.  

Sebelumnya, ada 11 provinsi yang mendukung Sumut-Aceh, untuk maju sebagai calon tuan rumah bersama PON XXI 2024. Dukungan itu diperoleh dalam Rapat Koordinasi (Rakor) KONI se-Sumatera, di Hotel Polonia, Medan, 18-19 November 2017.

Beberapa provinsi tersebut yang telah mendukung yakni, Riau, Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Selatan (Sumsel), Kepulauan Riau (Kepri), Bangka Belitung (Babel), Bengkulu, dan Jambi. Kemudian dari provinsi di Pulau Jawa ada Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng).

“Tidak hanya dukungan lisan, namun sudah ada dukungan tertulis. Termasuk dari Lampung, Kalbar, Kaltara, Papua, dan Maluku Utara (Malut),” ujarnya. 

Pada Rakor di Medan tersebut, semua KONI se-Sumatera dan Papua, mendengarkan pemaparan rencana tuan rumah bersama, oleh Ketum KONI Aceh, Muzakir Manaf dan Ketum KONI Sumut, John Ismadi Lubis. 

Di hadapan peserta rakor, John meyakinkan bahwa Aceh dan Sumut siap menjadi tuan rumah PON yang hebat. Saat ini saja, kata dia, Sumut sudah memiliki 35 venue dan Aceh ada 20 venue yang bisa digunakan untuk even olahraga akbar tersebut. 

“Kalau digabung sudah ada 55 venue. Dalam enam tahun ke depan, fasilitas ini akan bertambah menjadi lebih baik. Kalau hotel jangan diragukan, sekarang ini saja kita sudah siap,” jelas John.

Tim pemenangan bidding tuan rumah PON XXI 2024 Aceh-Sumut akan mendaftar ke KONI Pusat pada Rabu (29/11). Belum adanya daerah lain yang menunjukkan keseriusan sebagai pesaing menumbuhkan harapan pencalonan ini dimenangkan secara aklamasi.

Kombinasi Sumut-Aceh, akan menjadi penyelenggaraan PON terbesar sepanjang sejarah olahraga Indonesia. Selain melibatkan dua provinsi, event empat tahunan ini juga akan mempertandingkan Cabor, totalnya ada 52 cabor.

Jumlah itu berpeluang bertambah karena Aceh dan Sumut sepakat akan menyertakan cabor eksebisi pada PON XX 2020 di Papua. Papua sudah mengonfirmasi akan mempertandingkan 38 Cabor. Bisa saja di PON XXI 2024, akan mencapai 60 Cabor.

Kalbar Punya Potensi


SEKUM KONI Kalbar, Suhadi Suwondo mengatakan, dukungan KONI dan Pemprov Kalbar kepada Sumut-Aceh, bisa jadi wadah peningkatan kerja sama dan silaturahmi ke depannya. 

“Artinya begini, bisa saja nanti Kalbar minta dukungan KONI se-Indonesia, termasuk Sumut-Aceh, untuk Kalbar jadi tuan rumah PON XXII 2028,” ujarnya. 

Suhadi menjelaskan, Kalbar punya potensi yang sama dengan Aceh, terutama dalam bidang pembinaan prestasi. Hal ini, ujarnya terlihat dari perolehan medali dan peringkat saat PON XIX Jabar 2016.

“Kalbar masih lebih baik dari Aceh, kita peringkat 16, sementara Aceh peringkat 17, dengan perolehan medali emas yang sama-sama enam,” kata Suhadi.

Pria yang sedang mencoba mencalonkan diri menjadi Wali Kota Pontianak ini berharap, ke depannya Kalbar benar-benar bisa menggelar event nasional, sekelas PON. Untuk mewujudkan harapan tersebut, KONI Kalbar akan bekerja keras, terutama untuk peningkatan prestasi.

“Sinergisitas pemerintah, KONI, dan pelaku olahraga, diperlukan. Kalbar pasti bisa menjadi tuan rumah PON, atau setidaknya mencontoh Sumut-Aceh, kita bersama Kalteng, jadi tuan rumah bersama,” paparnya. (mul/pul)