Suksesi PMII Kalbar Nihil Pendaftar

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 391

Suksesi PMII Kalbar Nihil Pendaftar
Ilustrasi. Net
PONTIANAK, SP - Menjelang Konferensi Koordinator Cabang (Konkorcab) organisasi kepemudaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalbar yang akan diselenggarakan pada 20 Desember mendatang, belum ada satupun bakal calon (balon) yang menyerahkan berkas untuk mendaftar calon ketua.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Badan Penyelenggara Konkorcab (BPK) PKC PMII Kalbar, Muammar Makkulawue, saat ditemui gedung PW NU Kalbar di Jalan Veteran, Pontianak, Selasa (12/12) siang.

"Belum ada bakal calon maupun (pengurus) cabang yang sudah menyerahkan berkas. Hanya baru kabar saja ada yang mau serahkan dari beberapa cabang," ujarnya kepada Suara Pemred.

BPK sendiri sudah terbentuk sejak 18 November lalu, melalui rapat pleno PKC PMII Kalbar. Dilanjutkan pas 28 November, pleno membahas tentang persyaratan Ketua PKC PMII Kalimantan Barat.

Ia menjelaskan, surat edaran sudah disampaikan sejak  5 Desember ke setiap cabang untuk kemudian disampaikan ke wilayan cabang. 

"Sementara, pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 6 Desember sampai dengan 13 Desember 2017 untuk kemudian kami (BPK) lakukan screening berkas kelengkapan," terangnya.

Ia menerangkan, jika hingga 13 Desember pukul 23.59 WIB tidak ada satu kader yang mendaftarkan diri, maka BPK akan memperpanjang waktu pendaftaran 16 Desember mendatang.

Ia meyakini, akan ada yang mendaftar pada waktu akhir yang telah ditentukan.

"Saya meyakini akan ada yang mendaftar nanti meskipun last minute penutupan," ucapnya.

Ketua PKC PMII Kalbar, Rachmatul Fitrah menjelaskan bahwa BPK dan panitia konkorcab tidak ada keterikatannya. Hanya saja, hasil dari kerja BPK nantinya akan diteruskan ke SC untuk kemudian dibahas pada pleno-pleno.

"Kita support dan awasi saja kinerja BPK untuk kerja yang lebih baik, sehingga menghasilkan produk-produk yang baik juga nantinya. Karena kinerja BPK merupakan awal dari kepemimpinan berikutnya serta menjaga konstitusi organisasi kita (PMII) untuk tetap dapat dipatuhi" pungkasnya. (umr/bah)