Lembaga Pemantau Sayangkan Kartius-Pensong Tidak Transparan

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 571

Lembaga Pemantau Sayangkan Kartius-Pensong Tidak Transparan
KETUA LIPD - Ketua Lembaga Independen Pemantau Demokrasi (LIPD), Bobpi Kaliyono (kanan). (SP/Umar)
PONTIANAK, SP - Lembaga Independen Pemantau Demokrasi (LPID), menyayangkan sikap dari bakal pasangan calon (bapaslon) gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan, Kartius-Pensong, yang dinilai tidak transparan terkait dengan data dukungan masyarakat yang didapat oleh bapaslon tersebut.

"Padahal kami dari LIPD sudah menyampaikan permohonan untuk memperoleh data dukungan tersebut, tetapi sampai saat ini tidak ada respon dari pihak yang bersangkutan," ujar Ketua LIPD, Bobpi Kaliyono, kepada Suara Pemred di Pontianak, Kamis (21/12).

Ia mengatakan, keterbukaan informasi diperlukan dalam rangka untuk memastikan dan mengevaluasi apakah dukungan yang diperoleh sesuai atau tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dikatakan, partisipasi masyarakat merupakan sesuatu yang sangat urgen. Dan salah satu bentuk partisipasi itu, adanya kebebasan masyarakat untuk mengakses atau memperoleh segala informasi yang berhubungan dengan kepentingan publik.

"Termasuk salah satunya untuk memperoleh informasi terkait dengan data dukungan calon perseorangan," kata dia.

Ditegaskan, masyarakat berhak untuk mendapatkan informasi. Sebab sudah dijamin oleh konstitusi.

"Setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap pengguna informasi publik," terangnya.

Belakangan, dalam tahapan verifikasi faktual terhadap bapaslon Kartius-Pensong, penyelenggara menemukan ketidakjelasan identitas kependudukan dalam dukungan bapaslon tersebut.

Bahkan, sebanyak 9.450 identitas kependudukan di Kota Singkawang untuk Kartius-Pensong, dibatalkan untuk diverifikasi faktual. (umr)