Realisasi Pendapatan Cuma 96 persen, Sutarmidji: Target Tidak Realistis

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 359

Realisasi Pendapatan Cuma 96 persen, Sutarmidji: Target Tidak Realistis
SERAH TERIMA - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyerahkan DPA 2018 kepada Kadiskumdag, Haryadi, Selasa (2/1). (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Realisasi penerimaan pajak daerah Kota Pontianak tahun 2017 hanya 96 persen. Wali Kota Pontianak, Sutarmidji beralasan, hal itu terjadi lantaran target pajak yang terlampau tinggi.

"Kita rapat di DPRD itu, terlalu berlebihan proyeksinya, sehingga tidak bisa tercapai, itu kasihan juga, mengganggu kinerja sebenarnya, harusnya ke depan target-target penerimaan APBD itu harus realistis," katanya usai menyerahkan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) 2018 kepada 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Pontianak, di Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (2/1) pagi.

Sutarmidji menjelaskan, capaian kinerja OPD dalam merealisasikan target pendapatan daerah yang 96 persen, masih dalam hitungan baik. Ditambah belanja daerah yang berada di angka 95 persen dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp12 miliar.

"Itu capaian yang bagus karena SILPA kita kecil saja, sekitar Rp12 miliar dan ada peningkatan beberapa sektor pendapat, tapi ada juga yang tidak capai target karena terlalu berlebihan tadi," ucapnya.

Wali Kota berharap ke depan, proyeksi penerimaan pajak tak dilakukan asal. Jika terlanjur merencanakan belanja untuk tahun berikutnya, pendapatan yang tak tercapai bisa mengakibatkan gagal bayar.

Sementara soal DPA, sebenarnya semua sudah dibahas sejak tahun lalu. Namun memang baru diserahkan ke masing-masing Kepala OPD di awal tahun 2018. Dia pun memastikan, semua rencana kerja itu sudah sesuai dengan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang). (bls)