Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat, Kartius-Pensong Masih Bisa Mendaftar Asalkan Ini

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 450

Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat, Kartius-Pensong Masih Bisa Mendaftar Asalkan Ini
Anggota KPU Kalbar, Delfinus. (SP/Umar)
PONTIANAK, SP - Meski dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) untuk jumlah pendukung dan sebaran dukungan, bapaslon jalur perseorangan, Kartius-Pensong, masih tetapi bisa mendaftar dalam pencalonan Pilgub Kalbar 2018 pada 8-10 Januari nanti.

Pada rapat pleno terbuka rekapitulasi dukungan bapaslon perseorangan tingkat provinsi pada Pilgub Kalbar 2018 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi di Hotel Mercure, Pontianak, Rabu (3/1) siang, jumlah pendukungan Kartius-Pensong yang dinilai memenuhi syarat (MS) sebanyak 122.579 yang tersebar di tujuh kabupaten.

KPU telah menetapkan, paling sedikit jumlah dukungan sebanyak 300.883 yang tersebar minimal di delapan kabupaten/kota.

"Bakal calon perseorangan apapun hasilnya, dapat mendaftar sebagai bakal pasangan calon pada tanggal 8 sampai 10 Januari 2018," ujar Anggota KPU Kalbar, Delfinus.

Ia mengatakan, kekurangan jumlah dukungan harus dilengkapi bapaslon saat masa perbaikan.

"Yaitu tanggal 18 sampai 20 Januari 2018," katanya.

Ia menjelaskan, jumlah kekurangan yang harus diserahkan paling sedikit dua kali daei kekurangan jumlah minimal yang telah ditetapkan sebanyak 300.883.

"Jadi kekurangan yang harus diperbaiki adalah 356.608 dukungan, sekurang-kurangnya. Artinya ini batas minimal, harus (boleh) di atas itu," terangnya.

"Karena sebaran (daerah) juga kurang, karena dengan nolnya (dukungan) di Kapuas Hulu dan di Singkawang itu proses terakhir administrasi menjadi nol, maka sebaran hanya di enam kabupaten. Maka juga harus dalam perbaikan menyertakan dua kabupaten/kota baru," imbuhnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, pada masa perbaikan nantinya, dukungan dan sebaran daerah haruslah baru, bukan dari dukungan dan daerah sebaran yang sudah dilakukan verifikasi faktual oleh KPU.

"Dukungan baru ini dapat berupa sebenarnya dukungan kemarin yang hanya tidak memenuhi syarat administrasi yang diperbaiki, boleh. Tetapi yang sudah difaktual, itu tidak boleh lagi dimasukan. Kalau sengaja dimasukan, praktis akan menjadi pengurang," katanya.

Untuk kabupaten/kota tambahan sebaran dukungan, kata Delfinus, bapaslon boleh memilih penempatan sebaran daerah untuk dijadikan dukungan pada masa perbaikan.

Mengenai prosedur penyerahan dukungan, sambung dia, masih sama dengan mekanisme sebelumnya, yaitu harus ada operator Sistem Pencalonan (Silon).

"Dari pasangan calon harus tetap menginput nama-nama (pendukung) tersebut dalam Sistem Informasi Pencalonan," terangnya.

"Tetap menyerahkan hardcopy sebanyak tiga rangkap. Satu rangkap asli dan dua rangkap copyan. Disertai dengan satu lampiran identitas kependudukan berupa KTP elektronik fotocopy atau Suket," jelasnya.

Apabila bapaslon dapat memenuhi prasyarat ini, maka KPU akan melakukan proses verifikasi faktual sebagaimana sebelumnya. Verifikasi faktual di desa/kelurahan akan dilakukan pada 30 Januari sampai dengan 5 Februari.

Namun, kata Delfinus, ada sedikit perbedaan dalam mekanisme di lapangan nantinya.

"Nanti penghubung bakal calon yang ada di desa/kelurahan, harus mengumpulkan dukungan yang memenuhi syarat untuk difaktual. Dikumpulkan di suatu tempat, kemudian PPS akan mendatangi," jelasnya.

"Hasil ini akan diplenokan bertingkat, mulai dari PPK, kemudian KPU kabupaten, dan KPU Provinsi. Dan tanggal 12 akan diumumkan bersamaan pencalonan dari partai politik , apakah calon perseorangan memenuhi persyaratan atau tidak memenuhi syarat," tutupnya. (umr)