Pikada Serentak 2018, Polda Siapkan Empat Strategi Pengamanan

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 278

Pikada Serentak 2018, Polda Siapkan Empat Strategi Pengamanan
JAGA KEAMANAN - Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, berkomunikasi dengan tim sukses dan bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar Milton dan Boyman saat penyerahan berkas pencalonan di KPU Provinsi Kalbar, Senin (8/1). (SP/Anugrah)
Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan empat aspek dalam menyikapi pilkada serantak Kalbar 2018.

SP - Keempat aspek tersebut yaitu kesiapan personel, sarana prasarana, kesiapan situasi dan kondisi serta kesiapan masyarakat dari aspek sosiologi.

Selain itu, dia mengatakan bahwa pihaknya telah mulai menjalankan pengamanan dalam tahapan-tahapan yang ada pada pilkada 2018.

“Polda Kalbar bersama-sama dengan unsur TNI dan stakeholder lainnya, telah mempersiapkan delapan kegiatan dari dua tahapan Pilkada, yakni pada tahap persiapan dan tahap penyelenggaraan,” katanya.

Pada tahap persiapan telah mulai dilaksanakan. Saat ini, dia mengatakan bahwa pihaknya telah masuk pada tahap penyelenggaraan. Dalam tahap penyelenggaraan tersebut, terdapat delapan kegiatan yang akan dihadapi.

“Mulai pertama sudah kita lalui yaitu tahap pendaftaran calon, sebentar lagi akan masuk ke tahap kedua yaitu tahap penetapan dan pengambilan nomor urut calon, sampai bulan Juli nanti adalah pelantikan. Jadi ada delapan kegiatan dari tahapan kedua,” imbuhnya.

Dari segi personel, Didi mengatakan pihaknya telah mempersiapkan sejumlah 6.749 personel Polri, ditambah 23.000 unsur Linmas, serta dari unsur TNI sejumlah sekira 1.500 personel. 

Selain dari aspek personel, pihaknya juga telah mempersiapkan sarana prasarana untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan pemilukada Kalbar.

“Semua rangkaian kegiatan pemilukada ini sudah didukung baik personil maupun sarana prasarana yang tujuannya adalah supaya penyelenggaraan pemilu ini dapat berjalan lancar, aman, tertib dan sukses,” pungkasnya.

Dalam imbauannya untuk menghadapi pilkada damai, dia mengatakan bahwa tidak ada satu orang pun yang ingin sakit, ingin diganggu atau terganggu. Rasa aman dan nyaman menurutnya merupakan suatu yang hakiki untuk dimiliki setiap orang. Untuk itu, dalam melakukan pilihan, dia berharap jangan sampai dapat menimbulkan hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan.

Didi mengajak masyarakat untuk dapat memilih pemimpin yang memiliki prestasi, kualitas dan dedikasi terhadap Masyarakat Kalbar, masyarakat Kota Pontianak dan seterusnya.

“Pilihlah yang benar-benar memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas terhadap daerah Kalbar, terhadap warga Kalbar, sehingga warga Kalbar yang paling tahu siapa pemimpin yang punya kredibilitas, komitmen dan konsisten terhadap kepemimpinannya,” pungkasnya. (anugrah/ind)