Nasib Apes Polantas di Pontianak, Amankan Lalu Lintas Malah Dipukul Polisi Pangkat Lebih Tinggi

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 1064

Nasib Apes Polantas di Pontianak, Amankan Lalu Lintas Malah Dipukul Polisi Pangkat Lebih Tinggi
Ilustrasi polisi. (net)
PONTIANAK, SP - Niat hati melaksanakan tugas, anggota Unit Gatur Sat Lantas Polresta Pontianak, Bripda WD malah menjadi korban penganiayaan. Parahnya, penganiayaan tersebut justru dilakukan oleh anggota polisi juga, Aiptu RF, Kamis (15/2) petang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian ketika Bripda WD tengah mengatur lalu lintas di perempatan Jalan Tanjung Pura-Imam Bonjol, Pontianak.

Insiden pemukulan antara korps Bhayangkara ini berawal dari anggota Sat Lantas sedang mengatur arus lalu lintas yang dalam keadaan macet.

Kemudian dari arah Jalan Tanjung Pura melintas mobil Mazda warna putih bernopol KB 1120 NI berusaha menerobos antrean menuju Jembatan Kapuas I.


Dengan cepat dan sigap, Bripda WD menahan mobil dan memberikan saran kepada pengemudi untuk bersabar.

Namun sopir mobil tersebut tetap berusaha menerobos. Tak lama kemudian, sopir tersebut keluar dari mobilnya dan mendadak memukul Bripda WD, tepat mengenai wajah sebelah kiri. Saat pemukulan itu, sopir tersebut sambil berkata “Saya senior kamu. Saya tunggu kamu di Polda,”.

Setelah pemukulan itu, sopir yang belakangan diketahui adalah Aiptu RF tersebut langsung masuk ke mobil dan pergi meninggalkan lokasi dan kemudian menuju ke arah Jembatan Kapuas I.

Pemukulan yang dilakukan itu pun disaksikan oleh sejumlah anggota lainnya. Setelah itu, anggota Sat Lantas bersama-sama melakukan pengecekan terhadap nomor polisi pada mobil putih itu. Hasilnya, diketahui mobil itu disopiri Aiptu RF.

Bripda WD kemudian berencana akan melaporkan kejadian ini secara resmi di Yanduan Polda Kalbar.

Namun, dia disarankan untuk membuat laporan pada Senin depan.

Terkait insiden ini, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Nanang Purnomo membenarkan kabar yang beredar tersebut. Menurutnya, saat ini kasus tersebut sudah ditangani secara internal Polri.

 "Untuk kasus penganiayaannya ditangani Sat Reskrim Polresta Pontianak," kata Kombes Pol Nanang usai mengkonfirmasi langsung kabar ini ke Kabid Propam Polda Kalbar, Jumat (16/2) malam.

Menurut dia, korban sudah membuat laporan. "Sudah diambil visum dan membuat LP (laporan polisi) di SPKT Polresta Pontianak," pungkasnya. (*)