Selundupkan Dua Kilo Sabu dan 30 Ribu Ekstasi, BNN Tembak Mati Warga Malaysia Sindikat Narkoba Internasional

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 362

Selundupkan Dua Kilo Sabu dan 30 Ribu Ekstasi, BNN Tembak Mati Warga Malaysia Sindikat Narkoba Internasional
Barang bukti narkoba yang diamankan BNN. (SP/Anugrah)
PONTIANAK, SP - BNN RI bekerjasama dengan Polri dan Bea Cukai menangkap dua tersangka tindak pidana peredaran narkoba, di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya dan di Hotel Haris kamar 711 Pontianak, Selasa (13/3).

Saat hendak dikembangkan, salah satu tersangka berinisial PTR yang merupakan warga negara Malaysia, berusaha melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap. Aparat pun terpaksa menembak tersangka hingga akhirnya tewas saat akan dibawa ke rumah sakit.

Hal itu disampaikan langsung oleh Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, dalam pers rilis bersama Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, di Mapolda Kalbar, Rabu (14/3) siang.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, mengatakan bahwa pada Selasa (13/3) sore, tim gabungan berhasil menangkap, menyita dan melumpuhkan sindikat penyelundup narkoba yang membawa narkoba dari Kuching, Malaysia, dengan melintasi perbatasan antar negara.

“Seperti modus operasi yang lalu, barang-barang narkoba ini disembunyikan didl dalam mobil bersama-sama dengan barang kelontong untuk mengelabui petugas,” katanya.

Dua tersangka berhasil diamankan dalam penangkapan tersebut, yaitu EAW alias HAR warga negara Indonesia dan PTR warga negara Malaysia. Dari penangkapan tersebut, berhasil menemukan dua kilogram sabu dan kurang lebih 30.000 pil ekstasi.

Kronologi penangkapan berdasarkan informasi masyarakat diketahui akan ada penyelundupan sabu dan ekstasi dari Malaysia melalui perbatasan tidak resmi (jalur tikus) melalui Segumon, Kabupaten Sanggau yang dilakukan HAR.

Petugas gabungan kemudian melakukan penyelidikan di wilayah lintas Trans Kalimantan. Petugas menangkap tersangka HAR di Jalan Trans Kalimantan yang menggunakan mobil Toyota Calya dengan nomor Polisi KB 1437 SN dan menemukan barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi.


Berdasarkan interogasi diketahui tersangka diperintah oleh tersangka lain atas nama PTR, yang menginap di Hotel Haris Pontianak.

Dijelaskan Arman, tersangka PTR bukan pemain baru. Beberapa waktu lalu dengan modus operandi yang sama, tersangka juga pernah menyelundupkan sabu sebanyak 25 kilogram melalui jalur perbatasan.

“Bukan sindikat baru, tetapi adalah sindikat lama yang terkait dengan jaringan internasional,” jelasnya. (rah)