Kronologis Pertikaian di Pal 3, Sekali Tebas, Tangan Abang Ipar Putus

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 2780

Kronologis Pertikaian di Pal 3, Sekali Tebas, Tangan Abang Ipar Putus
Korban saat penanganan medis di RS Antonius. (Foto Facebook)
PONTIANAK, SP - Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis menyampaikan kronologi awal terjadinya penganiayaan sadis di Pal 3, yang dilakukan Bondan terhadap Mustafa yang merupakan abang iparnya, Minggu (18/3).

Berdasarkan keterangan dari tersangka, diketahui bermula saat korban datang ke rumah pelaku di Jalan Sungai Kakap, Parit Tape, Gang Pertanian. Setibanya di rumah tersangka, korban mendapati rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Dikarenakan tidak bertemu dengan tersangka, korban merusak kebun ubi milik tersangka. Setelah melakukan perusakan, korban kemudian langsung pergi.

Kemudian tersangka mengetahui jika kebunnya telah dirusak saat setelah pulang dari bengkelnya di Jalan Ujung Pandang, Gang Pelangi.

Melihat kebun ubinya sudah dirusak, tersangka langsung mencurigai bahwa yang merusak kebun tersebut adalah korban, yang ditambah keterangan dari warga sekitar bahwa korban sempat datang dan merusak kebun ubi tersangka.

“Pelaku langsung menemui korban sambil membawa senjata tajam jenis parang seleng dan bertemu korban dalam keadaan jongkok di TKP, sempat terjadi perbincangan di mana Pelaku bertanya ‘ngape kau rusak barang aku’ di jawab korban ‘bukan punye kau’,” ujar Bermawis.

Lebih lanjut Bermawis mengatakan bahwa tersangka merasa tidak terima dan langsung mengayunkan parang dengan sekali tebasan yang menyebabkan pergelangan tangan kanan korban putus hingga mengenai rusuk kanan.

Dia menuturkan, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Antonius untuk penanganan lebih lanjut, sedangkan tersangka berhasil ditangkap oleh anggota Polsek Pontianak Barat di rumahnya, Jalan Raya Sungai Kakap, Parit Tape, Gang Pertanian. 

Tersangka langsung dibawa ke Mako Polsek Pontianak Barat beserta barang bukti berupa parang dengan panjang satu meter, guna menjalani proses lebih lanjut. (rah)