Parmusi Kembangkan Program Nasional Desa Madani

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 695

Parmusi Kembangkan Program Nasional Desa Madani
Ketum PP Parmusi, Usamah Hisyam. (SP/Umar)
PONTIANAK, SP - Pernah menjadi underbow salah satu partai politik (parpol), sejak 2015 lalu tepatnya pada Muktamar III di Batam, Kepulauan Riau, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) telah resmi menjadi organisasi yang bergerak di bidang dakwah.

"Sejak Muktamar III di Batam itu sudah membangun paradigma baru, Parmusi sebagai connecting muslim yang berorientasi pada dakwah," ujar Ketum PP Parmusi, Usamah Hisyam, usai melantik Pengurus Wilayah (PW) Parmusi Kalbar periode 2017-2022 di Hotel Borneo, Pontianak, Sabtu (24/3).

Ia menjelaskan, dengan paradigma dakwah, Parmusi ingin membangun persatuan umat di Indonesia. Salah satu program yang tengah dikembangkan, yakni Desa Madani.

"Program nasional Desa Madani ini, ada empat yang akan kita bangun. Pertama, unsur iman dan takwa kepada masyarakat dengan mengirim dai-dai ke berbagai daerah perbatasan," kata dia.

Yang kedua, Desa Madani ini membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa dan para pendai.

"Melalui kegiatan ekonomi yang kita laksanakan di berbagai daerah, yaitu membangun perkebunan, pertanian atau peternakan warga untuk satu desa. Nah ini agar ekonomi desa mandiri," terangnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan hasil dari kemandirian ekonomi desa ini juga untuk kepentingan dakwah.

"Keuntungan ini sebagian kita gunakan untuk gerakan dakwah dan juga untuk pemberdayaan sosial warga masyarakat setempat," jelasnya.

Ketua PW Parmusi Kalbar, Burhanuddin A Rasyid, mengatakan dirinya berkomitmen dalam mengembangkan gerakan dakwah di Kalbar.

"Gerakan ini harus tertata dengan rapi, terorganisir dengan baik segala macamnya," ujar dia.

Guna mendukung gerakan dakwah, Parmusi Kalbar akan mengembang sektor ekonomi kerakyatan. Salah satu yang telah dilakukan, pendai diberikan modal untuk mengembangkan ekonomi mandiri.

"Di Sambas misalnya, sekarang dai-dai sudah kita support dengan (memelihara) kambing. Modal sudah kita siapkan, lahan ada sekitar 90 hektare untuk 45 dai," kata dia.

Sampai saat ini, di Kalbar Parmusi baru terbentuk di tujuh kabupaten/kota. Di bawah kepemimpinannya, Burhanuddin akan membentuk Parmusi di seluruh kabupaten/kota hingga kecamatan.

"Insyaallah ini menjadi program kami di wilayah, terutama menata organisasi di semua kabupaten," pungkasnya. (umr)

Komentar