Taman Akcaya Bebas Kriminalitas Sejak Ada PKL

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 326

Taman Akcaya Bebas Kriminalitas Sejak Ada PKL
Anggota DPRD Pontianak, Herman Hofi. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar bercerita sejak ada Pedagang Kaki Lima di Taman Akcaya, taman itu bebas dari tindakan kriminalitas.

Sebelumnya, ada saja orang yang dijabret lantaran kawasan itu sepi. Tidak sedikit pula ditemukan pasangan muda-mudi memadu kasih.

"Penduduk sekitar juga suka. Sebenarnya sudah sangat kondusif sekali. Kenapa mereka (PKL) harus diuber-uber dengan alasan tidak jelas," ucapnya Jumat (20/4).

Herman yang juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Akcaya menjelaskan, sejak beberapa tahun lalu, pengelolaan taman diserahkan dari Pemerintah Provinsi ke Pemerintah Kota. Lahannya memang masih jadi milik Pemprov.

"Ini lucu, sudah diserahkan mau diambil lagi," imbuhnya.

Jika memang benar Pemprov menginginkan lahan itu kembali, mengapa PKL di sana harus diusir. Lain hal bila Pemprov ingin lahan itu dibangun ulang. Selama ini pun, pedagang berjualan di badan jalan, bukan atas taman.

"Saya ragu apakah Pemprov akan ambil alih atau tidak. Saya pikir kurang bijak kalau PKL diusir dari situ, sebab mereka itu sudah bagus jualan di situ, tertib dan kebersihan terjaga," katanya.

Politisi PPP ini berharap Pemprov dapat bijak dengan tetap menyilakan PKL berdagang. Dia berpikir demikian lantaran kawasan itu sudah jadi taman kota dan masuk bagian hutan taman kota. Dalam undang-undang katanya, hutan taman kota tidak boleh digunakan untuk peruntukan yang lain.

"Apalagi mau dijadikan bangunan, saya pikir tidak mungkin," pungkasnya. (bls)