Porprov Kalbar, Forki Keluhkan Minimnya Anggaran

Ponticity

Editor Angga Haksoro Dibaca : 157

Porprov Kalbar, Forki Keluhkan Minimnya Anggaran
Pontianak, SP - Sejumlah kendala dihadapi oleh beberapa pengurus cabang olahraga pada Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat ke XII tahun 2018. Mulai dari fasilitas hingga minimnya anggaran yang diberikan oleh penyelenggara.  

Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa mengatakan pihaknya sangat minim mendapatkan anggaran dalam penyelenggaraan Porprov ke XII.  

Forki Kalbar hanya mendapat anggaran Rp 35 juta dalam menyelenggarakan Porprov ke XII. “Untuk kami bayar wasit saja ini tidak cukup,” kata Karolin saat diwawancarai seusai menghadiri pembukaan Porprov ke XII di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Sabtu (17/11).  

Menurut Karolin, Forki Kalbar mengandalkan dana gotong royong pengurus dan sumbangan serta partisipasi dari beberapa donatur. “Perhatian pemerintah dalam kegiatan olahraga seperti ini belum sesuai harapan,” kata Karolin.  

Karolin mengatakan, untuk menghasilkan atlet yang berprestasi seharusnya ditunjang fasilitas yang memadai. Pembinaan atlet secara berjenjang harusnya dianggap sebagai investasi jangka panjang.  

“Untuk mendapatkan atlet yang berkualitas dan berprestasi juga perlu modal,” kata Karolin.  

Karolin berharap Porprov Kalbar bisa menjadi ajang cabang olahraga menunjukkan hasil terbaik. Ke depan masih banyak event olahraga yang menunggu untuk dijalani. “Saya berharap kedepannya ada perhatian lebih dari pemerintah.”  

Porprov Kalbar menjadi sangat penting karena sebagai ajang persiapan menuju Pra  PON dan PON 2020 di Papua. Sehingga atlet Kalbar memiliki ajang uji coba untuk mewakili Kalbar di tingkat nasional. (din)