Siswi Kalbar Raih Medali Perak Ajang Matematika Dunia di Bulgaria

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 360

Siswi Kalbar Raih Medali Perak Ajang Matematika Dunia di Bulgaria
Kerensia Valeria, siswi SD Tunas Bangsa.
PONTIANAK, SP - Kerensia Valeria, bocah sepuluh tahun asal Kalimantan Barat meraih medari perak dalam ajang 9th World Mathematics Team Championship (WMTC) di Varna, Bulgaria 21-25 November 2018 lalu. Siswi SD Tunas Bangsa itu menjadi satu-satunya pelajar Sekolah Dasar dari Indonesia yang mendapat medali.

Anak ketiga pasangan Christiansen dan Vitalia Lim ini berhasil menjadi salah satu peserta terbaik dari 16 negara dan 5 benua yang mengikuti ajang tersebut. Kerensia jadi satu-satunya pelajar SD dari Indonesia yang mendapat medali perak pada kompetisi matematika tingkat dunia itu.

Keikutsertaan dan prestasi Kerensia diapresiasi Kedutaan Besar Indonesia untuk Bulgaria di Sofia. Mereka mengirimkan perwakilan untuk mendampingi tim Indonesia di Kota Varna. Sebuah kota pelabuhan di tepi Laut Hitam, sekitar enam jam perjalanan dari ibu kota Bulgaria, Sofia.

Ayah Kerensia, Christiansen sangat bangga atas apa yang telah diraih anaknya. Kehadiran Kerensia di ajang matematika dunia itu merupakan buah usahanya mencari kompetisi yang lebih besar untuk sang anak. Setelah Juli lalu, Kerensia sukses di Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018.

WMTC merupakan kompetisi matematika terbesar dan terkemuka di dunia. Kompetisi bergengsi itu diselenggarakan sebuah komite yang diketuai Prof Quan K Lam, seorang ahli matematika dari University of California di USA.

"Penyelesaian soal (dalam WMTC) memerlukan kecepatan dalam pengerjaaannya. Waktunya sangat singkat sehingga peserta dituntut untuk menyelesaikan dalam waktu secepat-cepatnya," ceritanya.

Kepala Sekolah TK dan SD Tunas Bangsa, Agustin Madjid sama bangganya dengan prestasi tersebut. Dia bercerita, kehadiran Kerensia di gelaran bergengsi matematika dunia itu merupakan inisiatif orang tuanya.

"Orang tua Kerensia melihat anaknya memiliki potensi yang lebih, sehingga dicarilah kejuaraan lain untuk mengasah kemampuannya tersebut. Sekolah mendukung seratus persen karena ini juga akan memberikan kontribusi bagi sekolah, sangat membanggakan," katanya.

Akun media sosial Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bahkan sempat mengunggah torehan membanggakan tersebut. Diberi tagar Indonesia Bangga, diceritakan dua pelajar Indonesia berhasil meraih medali dalam 9th World Mathematics Team Championship.

Nama Kerensia Valeria disebut mendapat Silver Medal untuk kategori Junior Individual Award. Satu lagi, David asal SMA Intan Permata Hati, Surabaya menggondol Silver Medal untuk kategori Intermediate Individual Award. (kristiawan balasa)