Petani Desa Temajuk Manfaatkan Lahan Tidur

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 337

Petani Desa Temajuk Manfaatkan Lahan Tidur
PANEN - Seorang wanita terlihat sedang memanen hasil tanaman bawang merahnya. Di Sambas sendiri tepatnya di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, para petani mulai melirik jenis tanaman bumbu dapur ini untuk dibudidayakan. (Net)

Budidaya Bawang Merah


Komoditas bawang merah memang selalu menjadi kebutuhan dapur yang amat diperlukan, karenanya para petani di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh mulai melirik jenis tanaman bumbu dapur ini untuk dibudidayakan.

SP - "Berkebun bawang merah ini baru pertama kali kita lakukan di daerah Temajuk, selain untuk meningkatkan pendapatan petani, juga untuk memanfaatkan lahan tidur yang masih banyak terdapat di Kecamatan Paloh," ujar Gustian, ketua gabungan kelompok tani Desa Temajuk, Rabu (22/11).

Pada penanaman perdana tersebut, Gapoktan Desa Temajuk,  menanam bawang merah sebanyak dua hektar di lokasi berbeda. "Kita baru sekitar tiga hari lalu menanam bawang merah, dua lokasi yang kita tanami yakni Dusun Camar Bulan dan Dusun Mauludin," ungkapnya.

Selain itu, penanaman ini juga bertujuan untuk menghilangkan ketergantungan masyarakat temajuk ke negara Malaysia. "Saat ini banyak sekali masyarakat kita yang bekerja di wilayah Malaysia, dan kerja juga kadang-kadang sektor pertanian," katanya.

Untuk itu lebih baik dikatakan Gustian mengolah daerah sendiri, selain aman juga masih banyak lokasi yang dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meraih pundi-pundi uang.

Gustian menjelaskan, bibit bawang merah didapatkan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melalui Bidang Hortikultura Kabupaten Sambas. Namun masih sangat diharapkan bantuan lainnya, terutama untuk pemeliharaan dan alat mesin pertanian yang mendukung.

"Kita masih sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk pemeliharaan dan alat mesin pertanian yang berguna untuk pertanian," katanya.

Ke depannya Gapoktan Temajuk dikatakan Gustian, akan mengadeng pemuda untuk menggeluti dunia pertanian agar pemuda di Desa Temajuk tidak terpengaruh kepada pergaulan yang menyimpang.

"Kita akan mengandeng anak muda karena mereka generasi penerus, dan dengan ini diharapkan pemuda mempunyai kegiatan positif sehingga terhindar dari perbuatan yang tak diinginkan," pungkasnya. (kinoi/pul)