Polisi Bina Lima Anak di Bawah Umur Terlibat Pencurian

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 212

Polisi Bina Lima Anak di Bawah Umur Terlibat Pencurian
Ilustrasi. Net
SAMBAS, SP - Polsek Pemangkat membina lima anak di bawah umur yang terlibat tindak pidana pencurian.

"Lima orang anak di bawah umur yang terlibat tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polsek Pemangkat kita bina selama tiga hari. Setelah itu dikembalikan kepada orangtua mereka masing-masing," ujar Kapolsek Pemangkat, Kompol Agus Riyanto, baru-baru ini. 

Agus memaparkan, kelima anak tersebut masing-masing berinisial WA (14), atas tindak pidana pencurian kotak infak masjid besar At Taqwa Pemangkat.

Sedangkan keempat orang lainya terlibat tindak pidana pencurian bensin dengan inisial AN (15), R (14), WY (14) dan IY (16) 

"Setelah dilakukan penyelidikan dan didapat identitas seluruh pelaku pencurian lalu diamankan. Seluruh pihak, seperti korban bersama terlapor, dilaksanakan upaya mediasi di Mapolsek," katanya.

Para pelaku, sebut Kapolsek, mengakui perbuatan pencurian tersebut dan meminta maaf kepada para pelapor.

"Para pelaku yang masih anak di bawah umur itu berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari," katanya.

Kapolsek Pemangkat mengungkapkan, tindakan terhadap pelaku pencurian tersebut melalui Program Cegah Anak Terindikasi Kriminal dan Narkotik (Cantik).

"Tujuan utama dari program Cantik adalah agar para pelaku tindak pidana yang masih kategori anak-anak dapat mengubah perilaku negatif ke perilaku positif dengan menanamkan nilai-nilai agama kepada mereka," paparnya.

Selepas pembinaan, diharapkan sikap dan perilaku anak-anak itu menjadi lebih baik dan mampu hidup di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Ia mengimbau para orang tua untuk selalu memperhatikan anak-anak supaya tidak terlibat tindak pidana.

"Peran orangtua menjadi kunci utama agar anak-anak tidak melakukan pelanggaran hukum," katanya. (ant/bah)