Atbah "Warning" ASN yang Berani Lakukan Tindak Kejahatan

Sambas

Editor Jindan Dibaca : 304

Atbah
Bupati Sambas Atbah Rohmin Suhaili
SAMBAS, SP -  Bupati Sambas,  Atbah Romin Suhail kembali mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sambas harus menjaga integritas.

Hal ini kata Bupati, didukung oleh Undang-Undang ASN, pada pasal 87, bahwa PNS dapat diberhentikan tidak dengan hormat apabila melakukan tindak pidana kejahatan.

"Aparatur Sipil Negara atau PNS mesti melaksanakan dengan baik dan penuh integritas terhadap tugas pokok dan fungsi mereka, pelaksanaan tugas juga harus berpijak pada aturan yang berlaku," katanya usai melantik para pejabat pengawas di aula Kantor Bupati Sambas, Senin (17/9).

Diantara yang mesti dijadikan prinsip dalam mengemban amanah oleh seorang pejabat ASN kata Bupati yakni, jangan sampai terjerumus tindak kejahatan.

"Ingat, tidak ada toleransi terhadap tindak pidana kejahatan jabatan, kalau ada yang melakukan, Hukumannya sesuai UU ASN adalah pemberhentian dengan tidak hormat, dan tidak ada grasi hukuman, yaitu sama, bagi mereka yang dihukum 1 tahun atau 10 tahun, tetap sanksinya sama yaitu pemberhentian tidak dengan hormat jadi tidak memperhatikan berapa hukuman diberikan,” tegas Atbah.

Tak hanya diberhentikan, para ASN yang kedapatan bersalah melakukan tindak kejahatan jabatan kata Atbah, juga diharuskan mengembalikan uang gaji yang telah dibayarkan oleh pemerintah kepada mereka. Warning ini juga berlaku bagi para pejabat atau ASN/PNS yang sudah purna tugas.

"Jangan merasa senang dan merasa aman terlebih dahulu karena tindakan kejahatan jabatan yang dilakukan selama ini belum terungkap, seorang PNS yang sudah pensiun bisa dipanggil kembali, untuk mempertanggungjawabkan tindak pidana kejahatan yang dilakukannya pada saat masih menjadi PNS,”ucapnya. (Humas)