DPRD Sahkan Raperda PDAM dan Penanggulangan Narkotika

Sambas

Editor Angga Haksoro Dibaca : 722

DPRD Sahkan Raperda PDAM dan Penanggulangan Narkotika
Sambas, SP – DPRD mengesahkan rancangan peraturan daerah Penyertaan Modal PDAM Tirta Muare Ulakan, serta Penanggulangan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif menjadi peraturan daerah (Perda) Kabupaten Sambas.

Pengesahan dilaksanakan pada rapat paripurna  yang dihadiri Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili, pimpinan OPD Kabupaten Sambas, Ketua DPRD Sambas, H Arifidiar MH, Wakil Ketua DPRD, Misni Safari, Abu Bakar, dan Uray Guntur Saputra, Kamis (23/11) di aula utama DPRD Kabupaten Sambas.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Misni Safari berharap disahkannya dua perda ini akan menambah kekuatan hukum kepada Pemkab Sambas untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan.

“Perda tentang Penyerta­an Modal PDAM Tirta­ Muare Ulakan, Pemkab Sambas akan berinvestasi kepada PDAM dengan harapan adanya suntikan dana ini semakin memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Menurut Misni Safari, tahun ini Pemkab Sambas mengucurkan dana Rp 3 miliar kepada PDAM Sambas untuk pembangunan infrastruktur air. 

“Perda narkoba juga sudah selayaknya kita bentuk. Ini menyangkut keberadaan Kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan negara lain, sehingga sangat rawan penyelundupan narkotika terutama dari Malaysia,” kata Misni Safari.

Misni mengaku pernah mendapat informasi, penyelundupan narkotika melalui perbatasan Entikong merupakan yang tertinggi di Indonesia. “Ini contoh yang harus kita antisipasi,” tuturnya.

Disusunnya Perda Penanggulangan Narkotika akan lebih menguatkan peran pemerintah daerah bersama aparatur keamanan dan Kejaksaan dapat bekerja sama menekan jumlah kriminalitas terutama narkotika.

“Karena ini sudah masuk bulan November, insy Allah Perda ini akan efektif pada tahun 2019. Kita di DPRD akan selalu melakukan kontrol untuk ini,” kata Misni. (noi).