DPRD Sambas Godok 16 Raperda

Sambas

Editor Angga Haksoro Dibaca : 362

DPRD Sambas Godok 16 Raperda
Sambas, SP - Enam belas rancangan peraturan daerah (Raperda) Kabupaten Sambas tahun 2019 siap dibahas. Dua diantaranya adalah perda inisiatif DPRD Sambas.

Pengesahan rancangan perda tahun 2019 tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, H Uray Tajudi­n, Ketua DPRD Kabupaten Sambas, H Arifidiar MH, Wakil Ketua DPRD kabupaten Sambas, Misni Safari dan Abu Bakar serta seluruh Anggota DPRD dan OPD Pemkab Sambas, Senin (26/11).

Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Arifidiar mengatakan 16 raperda yang akan di bahas tahun anggaran 2019 ini akan melewati sejumlah proses untuk kemudian disahkan menjadi perda.

“Raperda untuk tahun depan, wajib disampaikan dan disetujui dalam paripurna sebelum (pengesahan) APBD tahun 2019 diterapkan. Karena akan ada proyeksi-proyeksi penganggaran terhadap raperda ini,” katanya.

Politisi Golkar ini menerangkan dalam pembahasannya, rancangan perda mungkin terjadi perubahan. “Perda ini bisa ditambah atau dikurangi jumlahnya sesuai kebutuhan. Perda pada APBD juga bisa diubah sepanjang ada kejadian khusus misalnya perintah undang-undang dan  pemerintah pusat. Jadi Perda ini sifatnya tidak kaku,” ujar Arifidiar.

DPRD mengusulkan rancangan perda penyandang disabilitas dan olahraga dalam pembahasan tahun ini. Menurut Arifidiar raperda olahraga antara lain mendorong para atlet mengembangkan diri.
  “DPRD melihat harus ada yang mengatur secara khusus, agar bagaimana olahraga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Jika ada prestasi, perda ini akan mengatur seperti apa prestasi itu dihargai dan diakui.”

Sedangkan raperda penyandang disabilitas penting untuk mendukung kesetaraan hak para penyandang disabilitas.
 

“Terutama pada pegawai negeri ada sekian persen (kuota) pegawai disabilitas. Dalam pemilu tahun 2019 disabilitas dicantumkan dalam daftar pemilih tetap (DPT). Artinya kita berikan tempat yang selayaknya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. (Noi)