q Suara Pemred − Eksekusi Sepihak, Dishutbun Sanggau Belum Tahu Hasil Negosiasi Ulang

Eksekusi Sepihak, Dishutbun Sanggau Belum Tahu Hasil Negosiasi Ulang

Sanggau

Editor sutan Dibaca : 870

Eksekusi Sepihak, Dishutbun Sanggau Belum Tahu Hasil Negosiasi Ulang
Ilustrasi
SANGGAU, SP – Penanggungjawab tim penilai fisik kebun Proyek Pemanfaatan Lahan Pekarangan (PPLP) PT Multi Prima Entakai (MPE), Syafriansyah angkat bicara soal protes petani kelapa sawit yang mengadukan masalahnya ke Raja Sanggau.

Diketahui, sksekusi sepihak terhadap sembilan lahan sawit milik petani,  dilakukan PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Mitra Prima Lestari dan PT Multi Entakai beberapa waktu lalu. 


"Hasil penilaian tim, hampir 50 persen dari 441,962 hektare lahan mulai PA 1 sampai PA 11 tidak bisa dinilai. Penilaian tim dituangkan dalam berita acara yang dikeluarkan pada Kamis, 6 Desember 2012,” kata Syafriansyah, yang juga Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sanggau.

Menurut Syafrainsyah, hingga kini pihaknya belum menerima hasil negosiasi ulang. Dan berdasarkan hasil penilaian tim, ada lima rekomendasi yang dikeluarkan. 

Ia sangat menyayangkan kesepakatan besaran angka kredit yang dilakukan pihak perusahaan dengan petani dilakukan setelah PPLP dikerjakan. “Jadi masalahnya di situ. Karena belum ada titik temu, petani menghentikan operasional kebun dan setahun lebih terbengkalai sehingga dinilai tidak layak dikonversi,” paparnya. 

Setelah terbengkalai, tambah Syafriansyah,  pihak MPE membuat kesepakatan akan merawat kembali kebun petani tersebut dan melakukan negosiasi ulang angka kredit tersebut.

 “Cuma hasil negosiasi ulang kami belum tahu,  karena belum pernah disampaikan ke kami. Mestinya kami diberi tahu. Kalau muncul lagi masalah seperti ini berarti belum tuntas,” pungkasnya.  (pul/bah)