Dewan Janji Panggil PT SABW

Sanggau

Editor Kiwi Dibaca : 759

Dewan Janji Panggil PT SABW
DPRD Sanggau
SANGGAU, SP - Polemik antara warga Dusun Simpang Tanjung dan Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau dengan  PT Sasmita Bumi Wijaya (SABW), sebuah perusahaan sawit, terkait tenaga kerja disikapi serius DPRD Kabupaten Sanggau. Lembaga itu berjanji akan segera memanggil anak perusahaan PT Dharma Agung Wijaya itu.

“Kita akan menindaklanjuti surat yang sudah disampaikan masyarakat (Simpang Tanjung dan Tanjung) ke Dewan. Kita akan segera panggil perusahaan tersebut,” tegas Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Jumadi, Selasa (13/6). Menurutnya, pertemuan tersebut penting agar persoalan jadi terang. Sehingga, lahir solusi terbaik terkait tuntutan-tuntutan masyarakat kepada pihak perusahaan.

Seperti diketahui, ada lima tuntutan masyarakat setempat. Pertama, segera menjadikan karyawan 24 orang masyarakat setempat yang sudah mengikuti tes namun dinyatakan tidak lolos. Kedua, Buruh Harian Lepas (BHL) yang merupakan pekerja setempat dikembalikan sebagai karyawan. Ketiga, memulangkan atau mengalihkan sebanyak 27 orang yang lolos seleksi ke PKS milik perusahaan tersebut di daerah lain.

Kemudian, masyarakat juga menuntut Manajer PT SABW, Wirasto Edi Putro diganti jika 24 orang yang sudah mengikuti tes dan para pekerja lokal yang berstatus BHL tidak dijadikan karyawan di perusahaan tersebut. Terakhir, karena Manajer PT SABW telah tiga kali mengingkari janjinya kepada masyarakat, sesuai adat istiadat setempat yang bersangkutan wajib dihukum adat.

   “Tentulah persoalan ini harus disikapi dan diselesaikan secara bijak. Kita tidak ingin ada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Keberadaan perusahaan dan masyarakat lokal yang ingin bekerja harus sama-sama diperhatikan dan dilindungi,” ujar Jumadi. Keberadaan investasi berdampak pada terciptanya lapangan kerja baru.

 Hal ini tentu akan mendorong meningkatnya ekonomi masyarakat, terutama yang berada di wilayah tempat perusahaan tersebut. Karene itu, legislator PDI Perjuangan ini yakin masyarakat setempat sangat mendukung masuknya perusahaan tersebut di wilayahnya.

Diberitakan sebelumnya, perwakilan masyarakat Simpang Tanjung dan Tanjung, Heriyanto meminta kepada para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Sanggau memperjuangkan nasib puluhan warga Dusun Simpang Tanjung dan Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau yang ingin bekerja di PT. Sasmita Bumi Wijaya (SABW).

  
“Kami ingin wakil rakyat di parlemen Sanggau bersama masyarakat, bersama-sama memperjuangkan nasib warga Simpang Tanjung dan Tanjung. Panggil manajemen PT.SABW,” tegasnya. Heriyanto mengaku terkejut ketika mendengar apa yang telah disampaikan pihak perusahaan.

“Legal perusahaan bilang sebanyak 111 karyawan yang dicari perusahaan dengan komposisi 70 persen untuk warga di tiga desa yang berada di wilayah perusahaan tersebut, yakni Binjai, Sembuat dan Kedakas. Dan perusahaan bilang itu sudah dipenuhi oleh pihaknya,” bebernya.  

Namun kenyataannya, lanjut Heriyanto, orang-orang yang mengisi kuota 70 persen itu tidak semuanya berasal dari tiga desa tersebut. (jul/bah)

Komentar